image-(36)Kehadiran taman dalam air atau yang lebih dikenal den­gan istilah aquascape bisa memberikan banyak man­faat. Selain menciptakan ke­sejukan di dalam rumah, jenis taman ini juga mampu memberi ketenangan ketika Anda menikmati sensasi keindahan ta­man dan ikan hias di dalamnya.

Green Zona Aquatic, Depo Ikan Hias di Jl. KSR Dedi Kusmayadi Desa Tengah, Kabupaten Bogor. Sebelumnya usaha yang dirintis dari tahun 2010 menjual kelinci. Namun, karena cuaca tidak mendukung, mencari kelinci susah, akhirnya ternak sendiri tetapi lama kelamaan peminatnya surut. “Tadinya masuk dulu koperasi ikan hias, eh jadi ikut nyebur ke ikan hias,” ujar Endang Murtiningsih dalam wawancara Bogor Today.

Green Zona Aquatic menjual ber­bagai jenis ikan diantaranya koki, koi, cupang, kura-kura, lobster hias dan aquascape. ”Di sini saya fokusnya men­jual aquascape,” ungkap Endang.

Aquascape ukuran 30×30 tinggi 40 dibanderol Rp. 1.500.000, ukuran 60×30 tinggi 40 Rp. 2.500.000, 40×40 tinggi 50 ditambah dekoran pasir dibanderol Rp 2.500.000. “Harga segitu semuanya su­dah termasuk dari mulai isi sampai lampu LED dan perawatan dua bulan ke depan mendapatkan service gratis. Misalnya jika air terjunnya macet, kita betulkan,” jelas­nya.

Untuk harga kura-kura mulai dari Rp. 25.000 sampai Rp. 100.000 (tergantung ukuran), lobster hias Rp. 15.000 per ekor dan harga ikan koi mulai Rp. 20.000 sampai Rp. 500.000. “Ikan koi yang jutaan ada tapi kita engga stok,” katanya.

Banyak kendala yang dihadapi Green Zona Aquatic, terutama saat musim hujan. “PH air di sini tinggi pada saat musim hujan jadi ikan lebih cepat mati,” lanjut Endang.

Omset sehari berkisar Rp. 500.000 sam­pai Rp. 1.000.000. Namun hari Sabtu dan Minggu meninggkat Rp. 1.500.000. Modal awal Rp. 10.000.000 sampai Rp 15.000.000. “Untuk m o d a l , saya men­jual mobil. Tapi sampai sekarang belum kebeli lagi,” tutur wanita kelahiran Jakarta 3 Mei 1966 itu.

Menurut Endang, tidak ada bank yang bersedia memberikan pinjaman modal karena usaha ini dianggap berisiko tinggi dan tidak memiliki kepastian. ‘’Kalau agu­nan sih punya. Tapi tidak ada bank yang mau kasih kredit. Saya sudah ke Bank BJB diajak seminar, pas tau usaha saya, orang bank bilang, “Etamah hararese (itu sih us­aha sulit, Red),” kata Endang yang merasa dianak tirikan oleh dunia perbankan. Tapi, Alhamdulillahnya sampai saat ini Endang masih bisa running. ‘’Tidak punya utang, malah nyaman,’’ katanya.

Green Zona Aquatic buka setiap hari mu­lai pukul 09.00 sampai 20.00. “Hari libur kami tetap buka,” pungkasnya.

(Hesti Amelia)