Bus Trans-Jakarta Ditolak Masuk Bogor

Terpisah, Ahok mengatakan, pihaknya memang mempriori­taskan tiga kota mitra sebagai perluasan rute transjakarta. “Kami utamakan (perluasan rute transjakarta) ke Tangerang, Bekasi, dan Depok dulu,” kata Basuki, di kantornya, kemarin.

Setelah itu, barulah Pemer­intah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperpanjang rute transjakarta hingga Bogor dan Cianjur. Intinya, Basuki meng­inginkan warga mulai mening­galkan kendaraan pribadi mer­eka. Kemudian, warga-warga yang tinggal di kota mitra lebih memilih menggunakan transja­karta menuju tempat kerjanya di Jakarta.

BACA JUGA :  Serbu Lapangan Sempur, Warga Berburu Pangan Murah Pemkot Bogor

“Kami pengin orang yang naik kendaraan pribadi merasa naik bus lebih murah, lebih aman, lebih nyaman. Itu saja. Kalau enggak kan, 3 juta kenda­raan masuk Jakarta tiap pagi,” kata Basuki.

Bus transjakarta yang bertarif Rp 3.500 ini nantinya akan melay­ani wilayah lain, bahkan sampai Cianjur, Jawa Barat. Keputusan itu tertuang dalam penandatan­ganan kerja sama yang dilakukan antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jakarta- Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi- Cianjur (Jabodetabekjur), akhir Januari lalu.

BACA JUGA :  Mata Merah Jangan Dianggap Sepele, Kenali Tanda-Tanda yang Harus Segera Diperiksa Dokter

Kepala Dinas Perhubun­gan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah me­nyatakan kesiapannya untuk memberikan public service obligation (PSO) untuk pelay­anan hingga ke daerah. Mes­ki demikian, semua trans­portasi itu tetap di bawah kendali PT Transjakarta.

“Apalagi BKSP ini berfungsi mempermudah segala birokrasi. Yang terpenting kebutuhan ma­syarakat bisa terlayani dengan baik,” kata Andri dalam rapat koordinasi di Kantor Gubernur DKI Jakarta, kemarin siang.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================