Launching-Jersey-16_9057BANDUNG, TOADY – Persib Bandung telah menggelar acara launching tim di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu (23/4) sore. Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat, Glen Sugita, membuka secara resmi acara melalui sambutannya di hadapan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Mana­jer Persib Umuh Muchtar, Eks pelatih Persib Jajang Nurjaman dan bobotoh.

Menurut Glen, musim 2016 ini adalah tahun yang menegangkan bagi Persib. Tantangan berat dihada­pi skuat yang kini dilatih Dejan An­tonic. Musim ini di turnamen format kompetisi, Torabika Soccer Champi­onship, Persib kembali ditargetkan juara. Bukan hanya itu, peremajaan tim pun harus dilakukan demi gen­erasi pemain di masa depan.

“Banyak tantangan untuk berlaga di TSC, tim juara dituntut kembali juara, dan peremajaan pemain, ada pemain muda yang perlu waktu un­tuk matang,” papar Glen dalam pem­bukaan acara.

Lebih lanjut, bagi Glen, sebuah langkah berani bagi manajemen Pers­ib memberhentikan Jajang Nurjaman dari jabatannya sebagai pelatih yang membawa juara Maung Bandung. Ja­jang langsung disekolahkan PT PBB ke Italia untuk mengikuti program kepelatihan di Inter Milan.

“Tahun 2016 ini adalah terobo­san berani dari manajemen dengan mengirim pelatih Persib terdahulu Jajang Nurjaman untuk menuntut ilmu kepelatihan di klub besar Eropa di Italia,” ungkap Glen.

Ia mengharapkan Jajang Nurja­man suatu saat nanti bisa kembali untuk membagikan ilmunya demi kemajuan sepak bola Indonesia uta­manya Persib Bandung. “Patut dihar­gai semangat Pak Jajang, kita tunggu untuk berkembang, saat kembali bisa membagi ilmunya untuk kema­jauan sepak bola Indonesia dan Pers­ib Bandung,” bebernya.

Tak lupa Glen mengucapkan teri­ma kasih kepada sponsor Persib musim ini. “Terima kasih juga untuk sponsor Persib musim ini, Datsun, Indosat, Indofood, Kopi ABC, FWD, Corsa, Achilles dan Sporttama,” tukasnya.

Perlu Mental dan Fisik Kuat

Asisten Pelatih PERSIB, Herrie Setyawan percaya pemain dapat menjaga fisik dan mental dengan baik. Hal itu penting untuk tetap mempertahankan kondisi kebug­aran menjelang TSC 2016 han­ya tinggal menghitung jari.

TSC ini akan lebih menguras tenaga dan mental dibanding turnamen-turnamen sebelumnya. Karena, gelaran yang digagas PT Gelora Trisula Se­mesta (GTS) ini akan menganut sistem jangka panjang.

“Kita harus pintar-pintar menjaga dan memelihara fisik, mental dan lain sebagainya. Karena di TSC ini kan dilaksanakan cukup lama delapan bulan,” kata pria yang karib disapa Jose ini.

Selain jangka panjang, agenda tim yang cukup padat selama masa persiapan menjadi salah satu alasan Jose kenapa fisik harus bagus. Jajaran pelatih pun sudah menyiapkan for­mula jitu, agar skuad Maung Band­ung bisa konsisten menjalani laga ke laga.

Dia tak menampik, saat ini kondisi timnya belum mencapai top performa. Karena itu, menjadi tugas pelatih agar penggawa bisa tampil tenang di pertandingan perdana.

“Karena kan program latihan kita juga kemarin sedikit terpengaruh dengan adanya pertandingan-per­tandingan,” pungkasnya.

(Imam/net)