
Perdana Menteri Mesir Sherif Ismail mengatakan pencarian peÂsawat EgyptAir sedang berlangÂsung. Menurut Sherif, terlalu dini menyimpulkan penyebab jatuhnya pesawat, termasuk soal terorisme.
“Operasi pencarian sedang berlangsung saat ini di daerah di mana pesawat diyakini hilang konÂtak,†katanya kepada wartawan di Bandara Kairo seperti dilansir ReÂuters, Kamis (19/5/2016).
Saat ditanya oleh wartawan, apakah dirinya mengenyampingÂkan adanya teroris di balik insiden itu, Ismail tetap tidak mau menyÂimpulkan. “Kita tidak bisa mengecÂualikan apa pun saat ini atau menÂgonfirmasi apapun. Semua operasi pencarian harus disimpulkan seÂhingga kita dapat mengetahui peÂnyebabnya,†jelasnya.
Seorang kapten kapal bernama Tarek Wahba mengaku ikut menÂcari puing pesawat EgyptAir di laut. Tarek mengaku menemukan pelamÂpung dan mem-posting fotonya di laman Facebook miliknya.
Dilansir BBC.com, Kamis (19/5/2016), Tarek sebelumnya menulis di laman Facebook bahwa dirinya terlibat dalam pencarian puing pesawat tersebut. Dia keÂmudian mengaku menemukan pelampung di laut.
Tarek merupakan pegawai perusahaan shipping Maersk dari Alexandria. Dia mengatakan telah menemukan sebuah pelampung serta bagian dari kursi pesawat. Namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut di mana lokasi penemuan itu.
Sebelumnya diberitakan sumÂber di penerbangan Yunani yang tak mau disebutkan namanya meÂnyebutkan pesawat itu jatuh di sekitar 130 nautical mil di sekitar Pulau Karpathos. Pesawat itu jatuh di laut. Namun belum ada sumber resmi yang bisa memastikan ini. Pesawat itu diketahui terbang dari Paris, Prancis menuju Kairo, Mesir.
(Alfian M|net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















