Untitled-9Merebaknya bisnis bakery membuat persaingan usaha industri roti kian semakin ketat. Pelaku usaha harus terus berinovasi agar mempunyai ciri khas tersendiri supaya lebih dikenal masyarakat.

Oleh : Winda Herviana
[email protected]

Memutuskan untuk menekuni dunia bakery sejak 1 Oktober 2014, Nizar Hassan, pemilik Hana Bakery dengan produk Mr. Boy ini menggebrak Kota Bogor dengan aneka jenis roti yang tentunya untuk rasa dan kehalalannya tak perlu diragukan.

Baca Juga :  Monumen Kemerdekaan dari Barang Bekas ‘Mejeng’ di Cimahpar Bogor

Nizar mengaku, mengawali usaha Mr. Boy memang memerlukan dana modal yang cukup besar. “Awal mula kami membuat usaha roti menghabiskan sekitar Rp 100 juta,” ungkap Nizar kepada BOGOR TODAY saat Pameran IKM Bogor Halal di pelataran parkir Giant Taman Yasmin, Bogor.

Mr. Boy mampu memproduksi hingga 2.000 roti dalam seharinya. Dengan jumlah produksi yang tak sedikit, pendistribusian roti Mr. Boy pun tersebar hing­ga sekitar 900 tempat di sekitar wilayah Bogor.

Baca Juga :  Lima Pelaku Kasus Pencabulan Diringkus, Tiga Lainnya Buron

Hana Bakery Mr. Boy cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas Bo­gor. Tidak hanya menjual roti original saja, Hana Bakery Mr. Boy juga memproduksi aneka bakery lainnya seperti kue kering, roti buaya serta roti je­pang.