Karakter Muttaqin

Untitled-3BETAPA nikmat dan senangnya setiap orang beriman yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan, karena dengan pua­sanya akan menghan­tarkan dirinya kepada derajat taqwa. Sedangkan taqwa adalah uku­ran kemuliaan manu­sia di sisi Allah swt.

Harta, jabatan, popularitas dan ber­limpahnya harta yang dimiliki seseorang bu­kanlah ukuran menjadi manusia mulia, hanya dengan taqwalah manusia akan mulia. Firman Allah: ‘Sesungguhnya orang yang paling mu­lia di antara kamu adalah yang paling taqwa.’ (QS. Al-Hujurat: 13)

Allah swt sangat menyayangi orang-orang yang bertaqwa dan menyediakan bagi mereka pahala berupa surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Se­bagaimana firman Allah: ‘Dan ber­segeralah kamu kepada ampunan dari Tuhan-mu dan kepada surga yang luas­nya seluas langit dan bumi, yang dise­diakan untuk orang-orang yang taqwa.’ (QS. Ali Imran: 133)

BACA JUGA :  Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Indonesia

Selanjutnya, bagaimanakah kara­kter orang yang bertaqwa tersebut? Allah menjelaskan dalam Al-Quran sebagaimana firman-Nya: ‘(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (har­tanya) baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang mena­han amarahnya, dan memaafkan (ke­salahan) orang. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau men­ganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbua­tan kejinya itu, sedang mereka menge­tahui.’ (QS. Ali Imran: 134-136)

Berdasarkan ayat Al-Quran di atas bahwa karakter orang bertaqwa ialah gemar membelanjakan hartanya di jalan kebaikan dalam segala keadaan baik saat lapang ataupun sempit, mampu men­gendalikan diri dari sikap marah, mudah untuk memaafkan kesalahan orang lain serta bertaubat dan memohon ampun dari kesalahan yang diperbuat.

BACA JUGA :  HJB Run 2026 Meriah! 200 Pelari Warnai Peresmian JPO Tegar Beriman di Kabupaten Bogor

Oleh sebab itu, karakter agung sep­erti itulah yang harus senantiasa dijaga oleh setiap orang beriman dalam men­jalankan puasanya. Agar puasanya be­na-benar berhasil mengantarkan dirin­ya kepada derajat orang yang taqwa.

Sebaliknya jika tidak mampu men­jaga karakter tersebut, maka puasa yang dikerjakannya hanya menghasil­kan lapar dan dahaga saja. Rasulullah bersabda: ‘Berapa banyak orang yang berpuasa, tidak mendapatkan apapun dari puasanya selain lapar dan dahaga semata.’ (Hadis) Wallahu a’lam.

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================