Nia S. Amira
[email protected]
Musim Semi akan berganti Musim panas. Hari-hari yang indah bagi semangat baru, energi serta harapan besar tahun ini akan terus berlanjut saat musim panas yang cerah tiba dan yang akan memberikan hidup lebih berwarna bagi setiap orang, perasaan yang lebih menyenangkan dan keÂberanian untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang menantang bagi masa depan yang lebih baik.
Hari ini, 14 Juni 2016 menjadi hari ke-25 dan haru terakhir musim semi menurut kalender kuno Persia. Langit tampak begitu biru, sangat jelas, berÂsinar, meskipun sedikit berangin, tapi Roya, seorang wanita karir berusia paÂruh baya itu merasakan saat pagi yang begitu indah. Dengan sedikit terburu-buru, dia mengayunkan langkah nya untuk mencapai kantor sambil meleÂwati semua keindahan alam yang ada di depan matanya.
Dia berhenti di jalan Nelson ManÂdela yang dulu dikenal sebagai jalan Afrika, salah satu area bisnis penting di Tehran. Dia menikmati waktunya yang tidak banyak itu dengan melihat bunga-bunga indah yang bermekaran di setiap cabang, di salah satu tempat penjualan tanaman dan bibit tanaman yang besar yang ada di pinggir jalan di daerah itu. Dia melihat keindahan yang dikirim oleh Tuhan.
Mobil-mobil lalu lalang dengan sanÂgat cepat di daerah elit ini, orang-orang selalu berjalan terburu-buru, segalanya tampak begitu cepat, tapi di bawah naungan pohon-pohon besar yang ada di taman dan di antara bunga-bunga yang bermekaran di tempat penjualan tanaman dan bibit tanaman yang ada di jalan itu, Roya merasa begitu damai dan indah. Sebenarnya, dia tidak perlu terburu-buru … dia dapat merasakan cinta yang begitu dalam dari alam.
Roya mencoba memulai percakaÂpan dengan seorang laki-laki berusia 30 tahun yang sedang sibuk mengatur tempat penjualan tanamannya yang berwarna-warni. Dia bertanya dengan sopan saat ingin mengambil foto-foto tanaman. Laki-laki muda asal Tehran ini mengizinkannya untuk melakukan pekerjaan kecil sebagai wartawan amÂatir sambil menyisir rambutnya dan bergaya layaknya model profesional.
Roya kemudian mendekati 2 pria tua yang sedang tertawa-tawa dan melÂawak satu sama lain, mungkin sedang mengingat tahun-tahun bahagia merÂeka. Kedua pria tua itu merasa sangat senang saat Roya memotret mereka. Mereka bergaya sangat lucu, berdiri bersebelahan sambil tertawa-tawa.
Matahari bersinar dengan senyum mengembang seolah-olah merasa baÂhagia melihat Musim Semi telah lewat dengan sangat indah di negeri yang disebut Persia pada masa-masa kejayÂaannya dahulu.
Selalu ada harapan di kedua mata Roya yang indah untuk menyambut Musim Panas yang akan tiba. KebahaÂgiaan ada di sana dan seperti orang-orang yang tinggal di Timur Tengah serta negeri empat musim lainnya, Musim Semi merupakan titik awal keÂhidupan manusia di mana orang dapat menikmati hari-hari mereka yang penuh dengan bunga setelah kehiduÂpan yang berat di Musim Dingin.
Pandangan mata tidak pernah memperlihatkan drama kehidupan yang salah, kita melihat orang berkelaÂhi setiap hari di belahan dunia yang lain, berkelahi untuk keserakahan mereka. Kita selalu berkelahi di dalam benak kita dengan pikiran-pikiran yang tidak masuk akal yang membuat kita buta melihat alam sekitar.
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















