SAUDARAKU, adaÂkah orang yang tidak senang jika hari ini masih diberi oleh TuÂhan kesempatan unÂtuk hidup di dunia? Jawabannya tidak ada. Hampir semua orang akan merasa senang dengan kembali diÂberi kesempatan unÂtuk hidup karena bisa melanjutkan dan beruÂsaha kembali untuk mendapatkan apa yang menjadi harapan dan keinginannya.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah hidup itu? Setiap orang mungkin akan berbeda-beda dalam mendefisikan hidup bagi dirinya, semua sangat tergantung persepsi masing-masing orang. Namun, sadarilah oleh kita semua bahwa hidup adalah nikmat yang Allah swt. berikan kepada kita.
Hidup adalah nikmat yang wajib kita syukuri. Itulah sebabnya setiap kita bangun dari tidur, kita dianjurÂkan untuk membaca doa yakni ‘alÂhamdulillaahiladzi ahyaana ba’da maa amaatana wailaihinnusyuur’ , yang artinya ‘segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami dari kematian kami dan kepada-Nya akan kembali.’
Selanjutnya setelah disyukuri, isilah hidup ini untuk beribadah dan mengerjakan berbagai amal kebajiÂkan. Jangan biarkan hidup ini hampa dari prestasi kebajikan yang dicinÂtai oleh Allah swt. Jangan sia-siakan hidup yang hanya satu kali ini terÂbuang tanpa ibadah dan amal saleh. Sebelum datangnya penyesalan di akhir kemudian, gunakan setiap detik dalam hidup ini menjadi catatan amal saleh di sisi Allah swt.
Allah swt berfirman: ‘Dan beÂlanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu seÂbelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, lalu ia berkata:’ Ya Tuhan ku, mengapa Engkau menangguhkan, (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah, dan aku termasuk orang-orang yang saleh. Dan Allah sekal-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seÂseorang apabila datang waktu kemaÂtiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Sebagai manusia biasa, kita pasti mempunyai dosa dan kesalahan. Hari ini Allah swt. masih memberi kita nikÂmat berupa hidup, gunakan hidup ini untuk memohon ampunan dan berÂtobat kepada Allah swt. Jangan reÂmehkan dosa yang telah kita perbuat. Segeralah mohon ampunan dan berÂtobat kepada Allah swt. Dengan berÂtobat kepada Allah, maka dosa akan terhapuskan.
Bayangkan seandainya hari ini kita sudah menjadi mayit, sementara kemaren atau waktu-waktu sebelÂumnya kita mengerjakan perbuatan dosa dan belum bertobat, berarti kita menghadap Allah dalam keadaan membawa dosa. Allah swt berfirman: ‘Bersegeralah kalian menuju ampunan Tuhan kalian dan menuju surga, yang luasnya seluas langit dan bumi yang telah disediakan bagi orang-orang yang takwa.’ (QS. Ali Imran: 133)
Jangan lupa pula, isilah hidup ini untuk berbuat baik terhadap sesaÂma manusia. Berbuat baik kepada sesama banyak sekali jalannya. BerÂbuat baik bisa dengan ucapan, harta, tenaga, ilmu, jabatan, dan apapun yang kita punya. Manakala kita panÂdai mengisi nikmat hidup ini untuk banyak berbuat baik terhadap sesaÂma, maka hal ini akan menghantarÂkan kita pada kedudukan yang mulia di sisi Allah swt.
Dalam sebuah hadis diriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda: ‘SeÂbaik-baik manusia adalah yang paling banyak memberi manfaat bagi sesÂama manusia’. Oleh sebab itu terus dan perbanyaklah untuk berbuat baik kepada sesama salah satunya berseÂdekah, apalagi saat ini kita sedang berada dalam momen terbaik yakni bulan Ramadhan.
Wallahu a’lam.
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















