Untitled-4JAKARTA, TODAY—Komisi Pem­berantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa artis Saipul Jamil ter­kait dengan perkara suap terha­dap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Juru Bicara KPK Yuyuk Andriati Is­kak mengatakan, Saipul Jamil akan dimintai ke t e rang an terkait perka­ra korupsi tersebut. “Jika diperlukan keteran­gannya oleh penyidik, bisa saja dipanggil untuk dimintai keterangan,” kata Yuyuk, Jumat (17/6/2016).

Yuyuk mengatakan selain Saipul Jamil, KPK juga berencana memeriksa hakim PN Jakarta Utara yang menangani perkara pencabulan Saipul Jamil. Namun, Yuyuk belum menyebut waktu pemeriksaan ter­hadap mereka. “Hakim juga akan diperik­sa jika diperlukan keterangannya oleh pe­nyidik,” katanya.

Kasus suap panitera PN Jakarta Utara ini terungkap berawal dari operasi tangkap tangan KPK, Rabu, 15 Juni lalu. KPK men­cokok tujuh orang, empat di antaranya ditetapkan sebagai tersangka, tiga orang lainnya dilepas. Keempat tersangka itu adalah kakak kandung Saipul Jamil, Samsul Hidayatullah; dua orang pengacara Saipul Jamil dalam kasus pencabulan bernama Berta Natalia dan Kasman Sangaji. Satu lagi, panitera PN Jakarta Utara, Rohadi.

Baca Juga :  Diduga Depresi, Warga Kediri Ditemukan Tewas Telanjang dalam Sumur

KPK juga mengamankan uang dugaan suap sebesar Rp 250 juta. Uang suap ini di­duga untuk meringankan hukuman Saipul Jamil dalam perkara dugaan pencabulan. Ar­tis dangdut ini dihukum tiga tahun penjara, jauh lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penun­tut Umum selama tujuh tahun penjara.

Selain uang suap, KPK juga menyita dua unit mobil yakni Toyota Fortuner milik Rohadi dan Mitsubishi Pajero milik Berta. Rabu kemarin, Ketua KPK Agus Rahardjo menduga operasi tangkap tangan ini berkaitan dengan kasus pencabulan Saipul Jamil.

Baca Juga :  Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022, Puskesmas Caringin Sasar 9.500 Anak

Seusai penangkapan, KPK menggele­dah tiga tempat berbeda yakni kantor PN Jakarta Utara, rumah Samsul Hidayatul­lah yang berada di Tanjung Priok, Ja­karta Utara, serta rumah Berta Natalia di Tangerang.

Terkait kasus ini, keluarga terdakwa Saipul Jamil belum angkat bicara soal pen­angkapan Samsul Hidayatullah, kakak kan­dung Saipul, yang ditetapkan sebagai ter­sangka suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Mereka menolak untuk memberi keterangan kepada wartawan yang men­datangi rumah Saipul di Jalan Kelapa Gad­ing Indah Utara VI Blok NH 10 Nomor 5 Jakarta Utara.