Untitled-3MANUSIA diciptakan Allah swt di atas muka bumi ini menerima tu­gas yang berupa ama­nah. Dimana amanah ini sebelumnya telah ditawarkan oleh Allah kepada langit, bumi dan gunung, tapi mer­eka semua menolaknya karena tak sanggup un­tuk memikulnya.

Hal ini sebagaima­na digambarkan di dalam alquran, firman Allah: ‘Kami telah ta­warkan amanah itu kepada langit, bumi dan gunung, tetapi mereka enggan memikulnya dan takut daripadanya. Sedangkan manusia mau memikulnya. Sesungguhnya manusia itu sangat aniaya dan bodoh.’ (QS. Al-Ahzab : 72)

Ibu Katsiir menyatakan bahwa amanah ialah taklif pembebanan hu­kum, undang-undang serta peraturan pelaksanaannya, dan menerima be­ban itu dengan jalan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan den­gan segala konsekuensinya. Jika dilak­sanakan beban itu, diberi pahala dan ganjaran, sebaliknya jika ia ditinggal­kan, akan berdosa dan disiksa.

Baca Juga :  Dishub Kota Bogor Sabet Sejumlah Penghargaan dari Provinsi Jawa Barat 

Jadi amanah adalah kewajiban atau beban yang diberikan Allah swt. kepada manusia untuk menjalankan­nya dan akan diberikan pahala jika mengerjakannya serta akan diazab jika meninggalkannya.

Di antara amanah yang wajib kita jaga di antaranya yaitu ilmu. Ilmu merupakan hal yang sangat penting dalam hidup manusia. Dengan ilmu kita tahu jalan kebaikan, dengan ilmu pula hidup menjadi mudah. Untuk menjaganya yaitu dengan menga­malkan dan mengajarkannya kepada orang lain.

Kemudian harta. Harta adalah bekal untuk menjaga keberlangsun­gan hidup kita. Cara menjaganya yaitu dengan menggunakannya pada jalan kebaikan, tidak bersikap tabzir atau menghambur-hamburkannya, membayar zakat serta memperban­yak sedekah.

Baca Juga :  Manajemen Baru PSB Siap Launching Logo dan Tim Baru Jelang Liga 3

Pekerjaan juga amanah. Peker­jaan sebagai sarana bagi kita untuk mendapatkan rezeki dari Allah swt. Cara menjaganya amanah ini ialah bekerja secara profesional sesuai dengan tugas dan tanggung jawab­nya. Misalnya sebagai pegawai tidak korupsi waktu, sebagai pejabat tidak menyalahi wewenang, sebagai peda­gang tidak mengurangi timbangan dan sebagainya.

Kemudian, keluarga yakni istri dan anak. Keduanya merupakan amanah yang harus benar-benar di­jaga yaitu dengan mencukupi kebutu­han-kebutuhan mereka dengan harta yang halal dan mendidik mereka agar menjadi manusia yang taat kepada Al­lah swt dan jauh dari keburukan. (*)

Bagi Halaman