Untitled-7

 

 TIM gabungan dari Imigrasi Kota Bogor bersama Polres Bogor Kota berhasil membongkar sindikat penipuan online jaringan international (cyber crime) yang dilakukan oleh 31 orang warga negara asing (WNA) China. Korbannya para pejabat dan pemilik uang di China.

PATRICK|YUSKA APITY
[email protected]

Tim gabungan menggerebek rumah mewah di Komplek Perumahan Vila Duta I Jalan Kingkilaban RT 06/14 nomor 2-4, Kelurahan Baranang Siang, Kecamatan Bogor Tengah, sekira pukul 16:00. Dari penggrebekan, tim menciduk sedikitnya 31 WNA asal China.

Ke-31 WNA asal Tiongkok ini sudah be­rada satu bulan lebih di rumah dua lantai bercat putih yang berada di pojok yang ber­sebelahan dengan Jalan Pandu Raya. Mer­eka mengontrak di rumah berpagar putih itu selama satu tahun sejak pertengahan

Baca Juga :  Resep Membuat Ayam Goreng Serundeng Khas Cirebon

April. Namun, para WNA tersebut baru mengisi di awal bulan Mei. Ak­tivitas mereka pun tidak begitu nam­pak di siang hari. Rumah dan pagar tertutup rapat. Gordeng jendela pun tertutup. “Bahkan tak terden­gar sedikit pun suara dari aktivitas di dalam rumah. Mereka menyewa rumah selama satu tahun dengan bi­aya sewa Rp100 juta. Pemilik rumah yang disewa WNA itu milik pegawai Pertamina yakni Nanang,” kata Ketua RT 06, Betty Hidayat saat ditanya BO­GOR TODAY di lokasi kejadian, Senin (20/6/2016).

Aktivitas di kediaman para WNA mulai terjadi sekira pukul 21:00. Di­mana para WNA mulai hilir mudik dengan menggunakan mobil Toyota Fortuner berwarna hitam berplat no­mor polisi (Nopol) B1290BJN. Adapun beberapa diantaranya menggunakan Kawasaki Ninja berwarna merah den­gan nopol F4593DD.

Baca Juga :  Pria di Sumut Ditangkap Setelah Jual Sabu ke Polisi

Para WNA juga memperkerjakan beberapa warga negara Indonesia untuk membersihkan rumah, me­nyetir mobil (sopir), dan berbelanja kebutuhan pokok mereka. Khusus berbelanja, para WNA memanfaatkan peran Asep Mulyadi. Hal itu terlihat dari banyaknya kwitansi dan bon yang didapati di dalam mobil Toyota Fortuner B1290BJN. Dimana nama Asep Mulyadi tertera dalam sejumlah bukti perbelanjaan itu. “Yang jelas para WNA selalu keluar malam dan pulang pagi. Sikap mereka mengun­dang kecurigaan warga. Keberadaan mereka disini, tidak pernah ada lapo­ran ke RT maupun RW,” sebut wanita berhijab ini.


2 KOMENTAR

  1. Tolong kepada tim cyber crime untuk menangkap pelaku penipuan dengan modus telpon minta pulsa dengan mengatas namakan oknus kepolisian nomer2 pelaku yg minta dikirimi pulsa 081283062833 – 085215014033

Comments are closed.