MR2BOGOR TODAY – Bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk mencari pahala dengan melaku­kan kegiatan yang diperintah­kan dalam aja­ran umat Islam. Seperti kegiatan yang dilakukan di Masjid Raya Bogor yakni menyantuni anak yatim-piatu. Berkah dari keg­iatan ini, Masjid Raya Bogor tak pernah sepi dari pengunjung yang ingin menjalank­an ibadah.

Sekertaris De­wan Kemakmuran Masjid (DKM) Mas­jid Raya Bogor, Ari Subadri men­gatakan, rangkaian kegiatan disana merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama umat muslim yang selalu men­gutamakan untuk mengingat Allah SWT.

Baca Juga :  Tak Banyak yang Tahu, Ini Sosok Pembawa Nampan Bendera Pusaka Pertama

“Kami membuat rangkaian kegiatan untuk memenuhi ke­inginan masyarakat Kota Bo­gor yang ingin mendapatkan ampunan, rahmat, dan dijauh­kan dari api neraka di bulan Ramadan,” kata Ari Subadri, Wakil Sekretaris DKM Masjid Raya Bogor.

Hal itu terbukti dengan penuhnya Masjid Raya Bogor terutama saat kumandang ad­zan terdengar. DKM masjid ini juga memberikan kegiatan ku­liah tujuh menit sebelum salat Dzuhur dan salat Magrib. Eng­gan mengecewakan masyara­kat Kota Bogor, DKM mem­berikan penceramah yang berkualitas, seperti Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Ketua Majelis Ulama Indone­sia Kota Bogor, Adam Ibrahim, dan Profesor Didin.

Baca Juga :  604 Warga Binaan Lapas Paledang Dapatkan Remisi, Tiga Diantaranya Bebas

Kegiatan positif lainnya yang diwadahi DKM Masjid Raya Bogor ialah berbagi ke­pada sesama muslim, yakni pembagian takjil pada saat buka puasa dan salat Magrib. Takjil yang dibagikan sejum­lah 500 buah yang terdiri dari nasi kotak, kurma, air min­eral, dan lainnya. Takjil tidak hanya berasal dari keuangan di Masjid Raya Bogor, tetapi juga dari masyarakat Kota Bo­gor yang menitipkan takjil un­tuk dibagikan.