
Widhyawan mengaku, kondisi tersebut bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Pasalnya, bila posisi dolar menguat maka harga minyak dunia akan secara otomatis meÂlemah dan begitu juga sebaliknya. “Kalau dolar lemah minyak naik, tapi kan ini psikologis aja, sementara saja, nanti juga balik lagi,†ujarnya.
Kendati demikian, Widhyawan memastikan kondisi ini tidak lantas stok minyak dunia. Jadi keputusan British Exit (Brexit) ini tidak berpengaÂruh signifikan terhadap stok tersebut.
Widhyawan menekankan, posisi seperti itu biasa terjadi. Bila posisi dolar naiknya pastinya minyak meÂlemah. Begitu juga sebaliknya. “KaÂlau dolar lemah minyak naik, tapi ini kan ini psikologis aja, sementara saja, nanti juga balik lagi,†ucap dia.
Widhyawan menuturkan keluÂarnya Inggris tidak mempengaruhi stok minyak dunia. Jadi keputusan Brexit ini tidah berpengaruh signifiÂkan terhadap stok tersebut.
Diberitakan sebelumnya, pengÂhitungan suara dari referendum British Exit atau Brexit akhirnya rampung. Kelompok anti-Uni Eropa memenangkan referendum. Hasil akhir dari penghitungan suara dari kelompok “Leave†yang ingin IngÂgris keluar dari Uni Eropa, mencaÂpai 52 persen. Sementara kelompok “Remainâ€, yang menginginkan IngÂgris bertahan hanya memperoleh 48 persen.(*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















