Opsi Agresi Militer Dicoret

Penculikan terbaru di per­airan Sabah terjadi ketika Indo­nesia tengah berupaya membe­baskan tujuh WNI lainnya yang diculik di Laut Sulu, barat daya Filipina, 20 Juni. Insiden serupa terjadi berulang kali pada para ABK berpaspor Indonesia.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan pasukannya siap menggelar operasi militer andai izin diberikan pemerintah Fil­ipina.

Sementara di tengah pen­carian solusi pembebasan sand­era, militer Filipina mengepung kelompok Abu Sayyaf di Pulau Basilan dan Sulu. Serangan se­pekan terakhir, menurut Juru Bicara Komando Mindanao Fi­lemon Tan, telah menewaskan 40 orang pemberontak, dan 20 orang lainnya luka-luka.

BACA JUGA :  Prabowo Bertemu Menlu Turki di Hambalang, Bahas Timur Tengah hingga Pemulangan Relawan Indonesia

Pertempuran besar antara pasukan Filipina dengan ang­gota Abu Sayyaf masih berlang­sung hingga kini. Militer Filipina menggempur Abu Sayyaf dari darat dan udara.

Sementara itu, Presiden Indonesia Joko Widodo me­merintahkan kementerian dan lembaga terkait untuk segera menindaklanjuti perjanjian yang disepakati antara tiga ne­gara yakni Indonesia-Filipina- Malaysia, di Yogyakarta pada Mei lalu.

Kesepakatan trilateral ini dinilai dapat mengatasi pemba­jakan kapal di perairan Indone­sia-Malaysia-Filipina yang telah terjadi berulang kali.

BACA JUGA :  Kejagung Geledah Kantor BGN, Pemerintah Minta Publik Hormati Proses Hukum

Menurut Juru Bicara Pres­iden Johan Budi, Jokowi meny­ampaikan pesan ini kepada pada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, dan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan. “Yang pasti Presiden perintahkan Panglima TNI, Menlu,dan Menkopolhukam untuk segera membahas kesepakatan Yo­gya,” kata Johan saat ditemui di Istana Negara, Selasa (12/7). (Yuska Apitya/net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================