Ortu Wajib Antar Anak ke Sekolah

Namun demikian, aturan Kemendikbud ini mengun­dang kekhawatiran akan terjadinya kemacetan di se­jumlah sekolah yang berada diruas jalan penting. Meng­inggat, para orang tua murid akan mengatarkan anaknya di hari pertama sekolah den­gan menggunakan kendaraan pribadi, khususnya kendaraan roda empat.

Kekhawatiran itu pun dibenarkan Edgar. Namun pihaknya telah mengantungi solusi untuk meminimalisir terjadinya kemacetan itu. Salah satunya dengan memin­ta kepada pihak sekolah yang berlokasi di titik rawan ke­macetan, agar dihari pertama masuk sekolah, para orang tua murid mengantarkan anaknya lebih pagi, sebelum memasuki jam sibuk.

BACA JUGA :  Putus Akibat Banjir, Jembatan Tipar Argapura Kini Dibangun Jembatan Bailey Darurat

Sejumlah sekolah yang di­maksudnya itu, diantaranya, SMAN dan SMPN 1, Budi Mu­lya, Mardiyuana, Regina Pacis, SMPN 2, dan beberapa seko­lah lainnya.

“Selain itu, kami juga akan berkoordinasi dengan DLLAJ dan pihak Kepolisian untuk mengamankan arus lalu lin­tas,” terang Edgar.

Sementara itu, Pengamat Pendidikan Kota Bogor, Bibin Rubini menilai, terobosan yang dilakukan Kemendikbud sangatlah baik untuk keber­langsungan pendidikan di In­donesia. Dimana, tanggung jawab pendidikan tidak hanya melekat pada pihak sekolah. Tetapi juga pada orang tua murid, terutama lingkungan keluarga.

BACA JUGA :  Kota Bogor Sabet Opini WTP Ke-10 dari BPK Jabar

“Orang tua murid dianggap penting dalam mengenal ling­kungan sekolah. Penting pula dalam menjalin komunikasi intensif dengan warga seko­lah lainnya, termasuk kepala sekolah, wali kelas, guru, dan tenaga kependidikan lainnya,” terang Bibin.

Namun demikian, Bibin menghimbau, agar para orang tua murid dan pihak sekolah juga dipandang perlu untuk membangun kemandirian anak. Jangan sampai, terjadi ketergantungan berlebih an­tara anak murid dan orang tua murid. (Patrick)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================