Penduduk Miskin Turun 1,75 Persen

Kemudian tingkat pengangguran terbuka di Indonesia yang pada Feb­ruari 2016 mencapai 5,5 persen turun dari Agustus 2015 yang sebesar 6,18 persen. Juga didukung oleh nominal rata-rata upah buruh tani dan upah buruh bangunan yang mengalami ke­naikan.

Suryamin juga mengatakan kalau persentase penduduk miskin terbesar berada di Pulau Maluku dan Papua, sebesar 22,09 persen. Sementara persentase kemiskinan terendah bera­da di Pulau Kalimantan, dengan angka sebesar 6,26 persen.

BACA JUGA :  Sarwendah Ingin Perselisihan dengan Ruben Onsu Segera Tuntas Demi Anak-anak

“Rata-rata tingkat penganggu­ran terbuka pada Februari 2016 juga menurun dibandingkan Agustus 2015 dari 6,18 persen menjadi 5,50 pers­en,” katanya.

Angka garis kemiskinan Indone­sia pada Maret 2016 setara dengan Rp354.386 per kapita per bulan. Komponen terbesar adalah komoditi makanan dengan 73,50% atau sebesar Rp260.469 per kapita per bulan. Kemudian, komoditi bukan makanan adalah 26,50% atau setara dengan Rp93.917 per kapita per bulan.

BACA JUGA :  Waspadai Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memicu Anemia

“Komoditas makanan dengan per­anan terbesar adalah beras dan rokok kretek filter,” ujar Suryamin. “Rokok masih mendominasi. Ini masuk dalam kelompok makanan. Ini tidak memi­liki kalori, tapi merupakan bagian pengeluaran masyarakat. Jadi harus dihitung,” papar Suryamin. (Yuska Apitya Aji/ed:Mina)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================