bipolarLupus merupakan penyakit autoimun yang bisa menyerang seluruh organ tubuh. Sayangnya, penyakit ini masih sulit dideteksi, karena gejala yang muncul mirip penyakit lain. Itu sebabnya, keterlambatan diagnosa penyakit lupus sering terjadi.

Oleh : Calviano Nathanael
[email protected]

Pembina Yayasan Lupus Indonesia yang juga pakar lupus Profesor dr. Zubairi Djoerban, SpPd, KHOM, FINASIM, mengung­kapkan, penyakit lupus dikenal dengan penyakit seribu wajah. Ge­jala yang muncul pada seriap orang juga berbeda-beda sehingga sering kali tak disadari, seperti sakit pada persendian atau tulang, demam berkepanjangan, muncul bercak merah mirip bentuk kupu-kupu pada wajah, sering merasa lelah, anemia, hingga gangguan ginjal.

BACA JUGA :  10 Manfaat Jus Mentimun untuk Kesehatan, di Antaranya Menjaga Kesahatan Jantung..

Bertepatan dengan peringatan Hari Lupus Sedunia yang jatuh pada 10 Mei lalu, organisasi Lupus Dunia pun akhirnya meluncurkan World Lupus Federation (WLF). “Merupakan suatu kehormatan Yayasan Lupus Indonesia mewakili Indonesia sebagai International Steering Comitte untuk World Lupus Feder­ation. Dengan adanya WLF diharapkan bisa menambah info perkembangan pengobatan dan riset terbaru,” ujar Zubairi.

BACA JUGA :  Makan Banyak saat Lebaran Naikan Berat Badan? Ini Dia 5 Minuman Bantu Turunkan BB

Ada sekitar 200 organisasi lupus di seluruh dunia yang akan berkolaborasi dengan WLF. Terbentuknya WLF diharapkan dapat meningkat­kan kesadaran masyarakat mengenai penyakit lupus, memberikan advokasi, hingga dukungan kepada sekitar lima juta odapus di dunia.

============================================================
============================================================
============================================================