4 Anggota DPRD Diringkus Main Judi

empat-anggota-dprd-ditangkap-main-judi-di-hotel-5RbBANDUNG TODSAY– Empat ok­num anggota DPRD Kabupaten Cirebon diringkus personel Polda Jabar lantaran kedapatan berjudi di salah satu kamar hotel di Kota Bandung. Berasal dari partai mana saja mereka?

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Yuningsih menolak me­nyampaikan identitas keempat nama anggotanya yang kini beruru­san dengan Polda Jabar. Dia hanya menyebut asal partai yang menaun­gi oknum wakil rakyat itu. “Ada dari PDIP, Hanura dan PKB,” ucap Yun­ingsih, Jumat (22/7/2016).

Polda Jabar sudah menetapkan empat orang anggota DPRD Kabu­paten Cirebon menjadi tersangka. Mereka terancam Pasal 303 ayat 3 KUHPidana yang ancaman huku­mannya 10 tahun penjara. “Betul, mereka (tersangka) dari anggota sini (DPRD Kabupaten Cirebon). Saya selaku pimpinan DPRD Kabupaten Cirebon sangat menyayangkan. Mungkin (main judi) tadinya iseng, ya sambil mengisi waktu kosong setelah bimbingan teknis. Tapi isen­gnya mebawa musibah politik,” ujar Yuningsih.

BACA JUGA :  Bahas Tata Kelola Lobster, MKI dan IPB University Desak Regulasi Berbasis Sains dan Inklusif

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus, men­gatakan, penangkapan terhadap para anggota legislatif tingkat II ini bermula dari informasi masyara­kat. “Awalnya ada informasi dari masyarakat kalau akan ada aksi per­judian di salah satu hotel. Nah ang­gota mengecek ke lapangan untuk menindaklanjuti laporan tersebut,” ucap Yusri.

BACA JUGA :  Kejagung Geledah Kantor BGN, Pemerintah Minta Publik Hormati Proses Hukum

Setelah pengecekan oleh ang­gota dan dinyatakan memang ada perjudian, lanjut Yusri, anggota yang berada di unit Subdit 3 Dit Reskrimsus Polda Jabar langsung bergerak. Pada Kamis (21/7) sekitar pukul 03.00 WIB, polisi menyam­bangi kamar di lantai 7 nomor 707. Saat pintu kamar dibuka, 4 anggota legislatif yakni HS, AS, A, dan HT tertangkap basah sedang berjudi.

“Jadi yang digerebek itu hanya satu kamar saja, mereka bermain judi setelah selesai ikut kegiatan bimbingan teknis (bimtek),” terang Yusri.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================