Beauty Contest Kebon Kembang Kembali Dibuka

Deni yang juga menjabat Di­rektur Umum (Dirum) PD PPJ Kota Bogor ini menambahkan, untuk proses beauty contest masih tetap sama dan tidak jauh berbeda. “Jadi kita yang akan bertanggung jawab. Nan­ti juga kita akan buat schedule ( jadwal). Untuk syaratnya ti­dak jauh dengan sebelumnya dan bahwa yang kami cari ini adalah investor, berarti dia telah memiliki pengalaman berinvestasi,” ungkapnya.

Yang pasti, investor harus memiliki uang, di samping dia memiliki kemampuan untuk membangun pasar sesuai den­gan konsep yang kita inginkan untuk mengakomodir Peda­gang Kaki Lima (PKL) di Dewi Sartika dan MA Salmun.

BACA JUGA :  Sekda Ajat Ungkap Hasil Pemeriksaan 81 Kendaraan Dinas Terkait Temuan BPK

Ia menjelaskan, untuk Bank garansi pihaknya ma­sih memasukkannya sebagai syarat administrasi dan harus ada agar ada jaminannya ke depannya. “Bank garansi ini adalah jaminan dari Bank, besarannya 30%. Kami sudah melakukan kajian bahwa un­tuk pembangunan revitalisasi ini kurang lebih Rp100 miliar, konsepnya kita serahkan ke­pada para investor,” jelasnya.

BACA JUGA :  DPRD Kabupaten Bogor Minta Pemkab Gandeng TNI Bangun Sumur Bor

Menurutnya, jika 30%-nya adalah dari anggaran yang dia­jukan pihak investor. Jika in­vestor mengajukan Rp100 mil­iar berarti jaminannya adalah Rp30 miliar. “Jadi mudah-mudahan revitalisasi ini akan dilakukan tahun ini. Memang yang awalnya gagal, otomatis waktunya lebih lama. Dan kita mulai dari nol lagi,” tutupnya. (Abdul Kadir Basalamah/ ed:Mina)

 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================