
Ron Klasko, pejabat di firma hukum Klasko Immigration Law Partners, perusahaan China lebÂih memilih memboyong orang-orang mereka ke AS ketimbang harus merekrut pekerja lokal.
CNN menuliskan, mendapatkan visa kerja di AS atau mendapat izin tinggal green cardadalah impian bagi warga China. Di AS mereka bisa loÂlos dari selubung polusi China, gejolak politik dan keuangan, dan mendapatkan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak.
Kementerian Luar Negeri AS beberapa bulan lalu meÂnyatakan akan menghentikan memberikan visa pekerja asal China karena jumlah kuota tahunannya telah terpenuhi. Selain visa Seri-L, visa lainnya yang juga dihentikan pemÂberiannya adalah jenis EB-5
EB-5 adalah visa bagi invesÂtor asing. Dengan visa jenis ini, warga China yang berinvestasi minimal US$500 juta bisa menÂjadi warga negara AS. Jumlah penerima visa EB-5 juga meninÂgkat sangat pesat, dari hanya puluhan pada satu dekade lalu menjadi 8.156 pada 2015.
Kami memprediksi jumÂlahnya masih akan terus meningkat, kata Klasko.
Visa EB-5 dikritik karena diÂanggap sebagai cara orang-orang kaya China tinggal di Amerika. Namun beberapa pihak menduÂkungnya, mengatakan visa ini berhasil menarik investasi bagi Amerika. (Yuska Apitya/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















