Menganyam Tuah Laba Bisnis Bambu

Untitled-9Bupati Purwakarta Dedi Mu­lyadi telah mengeluarkan ke­bijakan agar lingkungan per­kantoran dan warga menghias gapura dan jalan dengan ber­bagai hiasan yang berbahan dasar bambu seperti boboko (bakul nasi) dan cetok (caping).

Kebijakan tersebut ternya­ta berimbas pada pendapatan para perajin bambu di Kabu­paten Purwakarta, Jawa Barat. Salah satunya adalah Mak Titi (49), seorang perajin asal Desa Nagrog, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

BACA JUGA :  Vertu AlphaFold Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Premium dengan AI Asisten Pribadi Seharga Rp 110 Juta

Menurut Mak Titi, sejak pertama diumumkan menge­nai tema hiasan dalam rangka hari jadi adalah barang berba­han dasar bambu, sejak saat itu permintaan pun mulai men­galir dari eceran hingga partai besar.

“Biasana mah nu mesen palingan tatangga atau lang­sung jual ka pasar. Mun saminggu iyeu mah orang

BACA JUGA :  Harga Honda CRF250 Series Naik, CRF250 Rally Kini Hampir Tembus Rp 100 Juta

(Biasanya yang pesen itu palingan tetangga atau langsung jual ke pastebih ge ngahaja milarian ka dieu. ar. Kalau seminggu ini orang jauh juga sengaja cari sampai ke sini,” jelas Mak Titi, kemarin. ­

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================