Kontingen Panahan Tak Temui Hambatan

Terkait venue di Sambodromo, Deni belum melihat adanya potensi kendala yang bisa mengganggu penampilan anak asuhannya.

“Kami masih latihan bebas. Nanti saat lapangan sudah diatur, kami tidak bisa lagi latihan dari pagi hingga sore. Dan, tadi kami berlatih di tempat yang akan digunakan un­tuk babak kualifikasi. Saya melihat setting venue dengan panggung yang lebih tinggi dari tanah den­gan tribun penonton di sisi kiri dan kanan,” kata Deni menjelaskan.

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

“Di bagian belakang ada papan yang cukup tinggi untuk mengha­langi anak panah agar tidak keluar lapangan, sementara d i kanan dan kiri ada tribun penonton. Jadi saya mem­perkirakan tidak akan ada an­gin yang terlalu kencang. Saya juga lihat panggungnya kokoh dan dibuat dengan bagus. Sua­sananya baru dan saya kira bisa memberi ketenangan berpikir un­tuk atlet,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Argentina di Piala Dunia 2026: Kandidat Kuat Pertahankan Gelar Juara

Tim panahan Indonesia akan memulai usaha untuk merebut medali pada 5 Agustus dimulai den­gan babak kualifikasi perorangan dilanjutkan dengan nomor beregu putra keesokan harinya saat Trio Arjuna Indonesia akan berusaha merebut medali emas. Nomor indi­vidu akan berlangsung pada 8-12 Agustus.(net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================