Murid PAUD Dibagi Rp600 Ribu Per Bulan

“Anggaran tidak bisa ditam­bah, karena dibatasi. Mudah-mudahan tahun depan bisa terpenuhi. Tahun sekarang seadanya saja” jelasnya.

Ritta menyatakan, ada 312 dari 390 PAUD yang memiliki NPSN sehingga dinyatakan memenuhi persyaratan. Um­umnya yang tidak lolos akibat tidak masuk dapodik karena tidak memiliki izin, sesuai dengan juknis.

“Ada sekitar 50 PAUD yang belum mengantongi izin, ke­mentrian yang memberikan NPSN kami hanya mengambil data dari dapodik. Semen­tara yang bisa masuk dapodik harus memiliki NPSN,” jelasn­ya.

BACA JUGA :  Kesempatan Emas untuk Guru Indonesia, Program Pertukaran Pendidikan ke Jepang Dibuka Tahun 2026

Ritta mengungkapkan, uang sebesar Rp600 ribu di­gunakan untuk pembelaja­ran utama, penunjang, dan lain-lain. Pembelajaran utama adminitrasi, pembelajaran, pengadaan buku, deteksi dini tumbuh kembang anak, pemberian makan tambahan, membeli ATK, pemeliharaan gedung, dan lainnya.

BACA JUGA :  Beasiswa Fast Retailing Foundation 2026 Dibuka Juli Mendatang, Kesempatan Kuliah S1 di Jepang

Sementara itu, Kasi PAUD Disdik Kota Bogor Tuti Eryani mengatakan, program akan dievaluasi Kementrian Pendid­ikan Nasional dan Inspektorat Kota Bogor. “Penggunaan sesuai RAB yang mereka su­sun masing-masing. Akhir ta­hun dan laporan bulanannya, progresnya dipantau dan tidak boleh diambil sekaligus,” tun­tasnya. (Yuska Apitya/ib)

 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================