Kepala Unit Pasar Nanggung Diminta LPJ Iuran Rp 2 Juta

Mencegah agar pole­mik TPS tidak melebar dan mengganggu proses lelang revitalisai Pasar Nanggung, Jona akan me­manggil Kepala Unit Pasar Nanggung untuk dimintai laporan, mengingat ped­agang yang menghuni TPS mengeluhkan soal fasilitas listrik. “Nanti saya akan panggil kepala unitnya, untuk dimintai penjelasan terkait alokasi iuran Rp 2 juta kepada 101 pedagang untuk apa saja dan soal fasilitas listrik juga,” janji pria berdarah Medan itu.

BACA JUGA :  Disdik Kabupaten Bogor Siapkan Beasiswa untuk 17.000 Siswa Kurang Mampu

Sementara itu, Kepala Unit Pasar Nanggung, Wandi menjelaskan bah­wa pihak pengelola pasar telah menyediakan fasili­tas listrik di penampun­gan sementara. “Kami PD Pasar sudah menyalakan dan memindahkan me­teran PLN yang berada di pasar lama ke tempat penampungan sementara. Pemindahan pun dilaku­kan hingga jam 7 malam,” jelas Wandi melalui pesan singkatnya.

BACA JUGA :  Peringati HJB 544, Pengcab IMI Kabupaten Bogor Ajak Ratusan Peserta Telusuri Jejak Ipik Gandamana

Namun Wandi mem­bantah pihanya sudah melakukan pungutan un­tuk pembayaran listrik ke­pada para Pedagang Pasar Nanggung yang menem­pati TPS. “Saya sudah tan­ya ke pedagang, mereka (pedagang, red) bilang be­lum diminta iuarn listrik, karena struk pembayaran dari PLN belum diterima dan belum tahu nomi­nalnya,” imbuh Wandi. (Iman R Hakim-KTR)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================