Gapensi Kritik Proyek-proyek Titipan Bapak

Untitled-9BOGOR TODAY – Banyaknya pemenang proyek di Pemer­intah Kota (Pemkot) Bogor melalui Unit Pengadaan lelang (ULP) yang dianggap cacat ad­ministrasi mulai disikapi oleh Sekertariat Bersama (Sekber) Gabungan Pengusaha Kon­truksi (Gapensi) Kota Bogor.

Mereka merasa proses ket­erbukaan lelang di ULP terke­san ditutupi dan tidak dibuka secara transparan sehingga menimbulkan kecurigaan oleh para kontraktor di Kota Bogor.

Ketua Gapensi dan Sekber Kota Bogor, Andre Indradi mengatakan, Walikota Bogor dianggap tidak memberikan porsi lebih kepada Gapensi Kota Bogor untuk menjelas­kan mekanisme proyek yang selama ini dianggap janggal.

BACA JUGA :  Toyota Fortuner Seruduk Warung di Kemang, Pengendara Motor Tewas

“Mohon kepada Walikota lebih perhatian kepada kami, karena kami juga warga Bogor. Dengarkanlah aspirasi kami. Kita rumuskan secara ber­sama,” keluh Andre kepada wartawan kemarin saat men­gadakan rapat di Kintamani dengan para Ketua Asosiasi Jasa Kontruksi di Kota Bogor.

Sementara itu, Ketua As­pekindo Kota Bogor, Tumpal Pandjaitan mengatakan, proyek-proyek yang ada di Kota Bogor terkesan seperti dimonopoli oleh segelintir orang melalui mekanisme ULP yang selalu mengklaim kesala­han administrasi. “Kami minta ketebukaan ULP agar lebih transparansi ketika melaku­kan proses lelang,” tuturnya.

BACA JUGA :  Peabo Bryson, Suara Legendaris di Balik Lagu Disney, Tutup Usia pada 75 Tahun

Ia juga mencontohkan seperti proyek-proyek RSUD, Pedestrian Kebun Raya dan lain sebagainya harus dibuka secara gamblang dari awal lelang hingga terpilihnya pemenang lelang.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================