Perlu Konsistensi Dalam Merawat Pohon

‘’Jadi setiap pohon yang ditanam kami titipkan kepada kepala sekolah dan guru pembina lingkungan hidup,’’ kata Amalia Dian Puspitasari, salah satu relawan Bogor Hejo yang setiap hari tanam pohon bersa­ma Sekretaris Bogor Hejo Tato Marsito.

Untuk memastikan pohon-pohon yang ditanam tersebut benar-benar dipelihara oleh pihak sekolah, Amel dan Tato juga melakukan komunikasi dengan para kepala sekolah melalui grup WA. Mereka meminta para sekolah mengirim foto pohon-pohon yang sudah ditanam beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

‘’Misalnya di SDN Cileungsi 4 yang kita tanami pada tanggal 28 April lalu. Pak Jaja, kepala sekolah SDN Cileungsi 4 mengir­imkan foto-foto pohon tersebut ke kami, Jumat kemarin,’’ kata Amel, ‘’Luar biasa, pohon-pohon yang ditanam tiga bulan lalu itu tumbuh subur,’’ tambah Tato Marsito.

Kepastian adanya perawatan terhadap pohon-pohon yang ditanam itulah antara lain yang membuat Kepala BLH Kabupaten Bogor Roni Kusmana bersemangat men­suport kebutuhan pohon buah-buahan untuk ditanah Tim Bogor Hejo di sekolah-sekolah, terutama di sekolah-sekolah Ka­bupaten Bogor. Namun sayangnya, Disdik Kabupaten Bogor justru kurang berseman­gat dalam memberikan daftar nama-nama sekolah yang masih perlu dihijaukan.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

Bahkan Kepala Disdik Kabupaten Bogor TB Lutfie Syam tak pernah merespon SMS, WA, dan telepon dari tim Bogor Hejo. Pada­hal, Tim Bogor Hejo bermaksud membantu program green school dan sama sekali tidak memungut biaya apapun. Alias gratis….!!!! (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================