CIBINONG, TODAY-Gagal mencapai target lima emas dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar 2016 tentunya menjadi cambuk bagi jajaran pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Bogor. Untuk itu cabor pimpinan Bambang Tawekal ini mulai mempersiapkan atletnya untuk terjun di Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII Jabar 2018.

Sebagai tuan rumah event olahraga terbesar di Jabar, Porda dijadikan momentum untuk pembuktian dan pembinaan olahraga panjat tebing yang ada di Kabupaten Bogor.

“Kami sudah melupakan kegagalan di PON Jabar. Saat ini kami tengah fokus melakukan persiapan dalam menghadapi  Porda  XIII Jabar  2018 mendatang ,” ujar Sekum FPTI Kabupaten Iip Syaukani.

Baca Juga :  Polandia Serukan Tolak Atlet Rusia dan Belarusia dalam Olimpiade 2024

Iip menilai, Tim panjat tebing Kabupaten Bogor harus meraih prestasi tertinggi dalam event Porda XIII Jabar 2016.  Apalagi dalam pesta olahraga empat tahunan di Jabar itu, Tim Panjat tebing Kabupaten Bogor masih berpeluang diperkuat para atlet seperti Bim Sigrid,  Amudin, Sihabudin, Amelia dan Indrayoga.

“Pasca PON lalu, kami langsung melakukan evaliasi di internal FPTI Kabupaten Bogor. Karena kami akan bertindak sebagai tuan rumah Porda XIII Jabar 2018 untuk cabor panjat tebing. Untuk itu, selain sukses  penyelenggaraan, kami juga harus sukses prestasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Gibran,Bocah Asal Kabupaten Bogor, Sabet Juara 1 di Ajang Taekwondo Challenge Kemenpora

Dirinya belum bisa berbicara jauh soal   regulasi batasan usia atlet, jumlah nomor yang dipertandingkan dan lain lain.

“Bagi kami yang terpenting saat ini adalah menyiapkan para atlet yang memang bakal meraih medali emas di Porda  XIII Jabar  2018 mendatang,” tandasnya. (Imam)