bhl-taman-sempurBOGOR TODAY- Sejak dimulai pada Juli 2016, pelaksanaan revitalisasi Lapangan Sempur Kota Bogor terus berlangsung. Sampai saat ini progres yang dicapai sudah melebihi 50 persen,  di mana progres terbesar pada lapangan. Bila semua sesuai rencana, revitalisasi akan rampung dua bulan mendatang.

“Untuk hal lain pekerjaan tinggal finishing, mulai dari paving block, taman dan tanaman sekeliling serta tugu warna warni prasasti, semua hampir siap. Saat ini fokus dilapangan tengah dan tiang bendera saja,” jelas Rizal Thalib, Kontraktor Proyek Taman Sempur,  disela-sela pelaksanaan, kemarin.

Sisa waktu revitalisasi yang kurang lebih tinggal dua bulan ini, kata dia, dimanfaatkan semaksimal mungkin. Pihaknya saat ini tengah melakukan pengerjaan di seputar tiang bendera. “Di mana ada perubahan dari desain awal. Sesuai kesepakatan rapat koordinasi di lapangan, tiang yang awalnya menggunakan pipa stainless diganti menggunakan desain dan bahan yang sama dengan tiang bendera di Balaikota. Demikian pula bentuk dan tingginya,” lanjutnya.

Baca Juga :  Kabupaten Bogor Jadi Habitat Sepasang Elang Jawa Jelita dan Parama

Perubahan yang ada terletak di bagian bawah tiang hingga setinggi tiga meter ke atas yang menggunakan ukiran khas. Untuk  instalasi panel penyiraman rumput lapangan sudah terpasang demikian pula sarana penerangan siap dipasang pada Kamis (6/10/2016) ini. “Saat ini fokus kita ada di lapangan. Kita juga sedang mempersiapkan media tanam dan rumput. Untuk rumput yang ditanam berbeda dari yang lama,  untuk itu dalam perawatannya juga harus  khusus,” ujarnya, sembali tersenyum menyarankan penggunaan lapangan untuk olahraga sepakbola sebaiknya agar diatur lagi.

Baca Juga :  Sebut KSU Karya Mandiri Koperasi Rentenir, Pengurus Wilayah Tanah Sareal Klarifikasi dan Mohon Maaf

Nantinya instalasi penyiraman yang ada akan aktif secara otomatis dengan dua kali penyiraman dalam sehari, pagi dan sore. Faktor cuaca Kota Bogor yang memiliki curah hujan yang cukup tinggi, sambung Rizal, coba disiasati dengan fokus pengerjaan di pagi sampai siang hari. Sementara untuk malam hari digunakan untuk peng-urug-an lapangan. Belum tersedianya fasilitas toilet dan lahan parkir menjadi kekurangan dan permasalahan tersendiri. “Jika ada kegiatan di Lapangan Sempur, kemacetan yang ada sampai keluar,” paparnya. (Yuska Apitya/*)