sleepSEBAGAI pengusaha sukses, Sandiaga Uno punya kesibukan yang luar biasa padat. Namun pria ganteng yang suka olahraga renang dan lari ini tetap berusaha memenuhi kebutuhan istirahatnya.

“Untuk jaga pola tidur, saya selalu sempatkan 5 jam sampai 6,5 jam sehari. Kadang kalau tidak sempat, tidurnya saya cicil,” kata Sandi di markas detikHealth, Kamis (13/10/2016).

Menurut para pakar, kebutuhan tidur orang dewasa normalnya berkisar antara 6-8 jam perhari. Tidur yang kurang secara kuantitas maupun kualitas berdampak antara lain pada menurunnya kebugaran fisik, cepat letih, hingga masalah gangguan sistem metabolisme.

Untuk memastikan pola tidurnya selalu terjaga, Sandi mengaku punya ritual khusus agar lebih mudah terlelap. “Rutial sebelum tidur, saya baca buku,” kata Sandi.

Selain pola tidur, pola makan yang sehat juga sangat dijaga oleh seorang Sandiaga Uno. Ia selalu berusaha menghindari goreng-gorengan, mengurangi karbohidrat dan memperbanyak asupan protein. Konsumsi gula serta garam juga dibatasi demi menjaga kesehatan.

Soal olahraga, tidak perlu diragukan lagi. Sandi dikenal rajin melakukan olahraga lari, sekitar 5-10 km setiap hari. Dalam sehari, ia menyempatkan diri selama 1,5 jam hingga 3 jam untuk olahraga, baik lari maupun olahraga lain seperti bersepeda dan renang.

Sandiaga Uno memang cukup dikenal dengan gaya hidup sehatnya. Namun ia mengaku tidak pernah mengukur aktivitas fisiknya berdasarkan jumlah langkah per hari. “Steps, saya nggak ngitung. Tapi pasti lebih (dari 10 ribu langkah perhari),” kata Sandi.

Target 10 ribu langkah per hari banyak dipakai sebagai patokan untuk menyebut bahwa seseorang cukup aktif secara fisik. Jumlah langkah bisa dihitung dengan pedometer maupun berbagai perangkat wearable, misalnya sportwatch. Sandi mengaku punya sportwatch yang sering ia pakai untuk lari, namun ia tidak terlalu memperhatikan catatan steps atau langkahnya.

Sandi meyakini dalam sehari bisa melewati angka 10 ribu langkah karena punya kebiasaan berlari setiap pagi. Sehabis salat subuh, ia selalu menyempatkan diri untuk lari pagi sejauh 5 km sampai 10 km. Ia juga sering berlari full marathon atau sejauh 42 km.

“Setahun biasanya 2 kali full marathon. Tapi tahun ini mungkin cuma sekali,” kata Sandi yang memiliki catatan waktu terbaik sekitar 4 jam untuk full marathon.

Selain senang lari, Sandi juga menyukai olahraga lain seperti sepeda dan basket. Sebagai mantan Ketua Umum Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI), ia juga masih menyukai olahraga renang. Dalam sehari, ia mengalokasikan waktu 1,5 jam hingga 3 jam khusus untuk olahraga. (dtc)