foto-berita-2RANCABUNGUR -BOGOR, Beberapa waktu lalu, hujan disertai angin kencang menerjang kawasan Bogor. Alhasil, rumah milik Madrusi (47) warga Kampung Cimulang Ujung, Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor roboh diterjang angin kencang.

Lambannya penanggulangan dari pemerintah setempat membuat warga kesal dan iba kepada korban yang notabene warga miskin. Kahirnya, masyarakat pun gotong royong membantu warga miskin yang romah reotnya ambruk terkena angin.

“Saya mendengar langsung laporannya dari kepala desa. Dan katanya, ada swadaya dari masyarakat untuk membantu warga miskin yang rumahnya roboh itu. Saya akan tanyakan lagi, jangan sampai ada rumah warga yang roboh lagi,” ujar Camat Rancabungur, Entis Sutisna.

Baca Juga :  Ketatkan Pengawasan, Untuk Ciptakan Pengelolaan Keuangan Daerah yang Bersih dan Transparan

Beruntung saat kejadian seluruh anggota keluarga sedang di luar rumah, sehingga selamat tidak terkubur reruntuhan rumah. Ironisnya rumah yang seharusnya mendapat bantuan dari pemerintah dengan program RTLH nya ini belum mendapat bantuan, padahal rumah yang roboh ini sudah sangat tidak layak dihuni.

Namun, Kepala Desa Cimulang, Zaenuri berkilah rumah milik Madrusi yang roboh berdiri diatas tanah HGU milik PTPN. Lasan itulah yang membuat Zaenuri enggan untuk memberikan bantuan program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam mengentaskan rumah tidak layak huni.

Baca Juga :  Perkuat Kolaborasi Dengan Pihak Swasta Untuk Ciptakan Pendidikan Berkualitas di Kabupaten Bogor

“Saya takut ada apa – apa di kemudian harinya, dan saya takut memberikan bantuan. Kalau bicara rumah yang tidak layak huni disini masih banyak yang lebih dari itu. Dan maaf saya masih berpikiran dia (Madrusi, red) masih tergolong muda, disini banyak janda rumahnya yang rusak jadi saya prioritaskan dulu, insya Allah kedepannya rumah Madrusi akan saya masukan kedalam program RTLH setelah saya bertanya kaitan kepemilikan tanahnya dengan Dinas terkait,” kilah Zaenuri. (Diyon KTR)