hl-menristekasfaJAKARTA TODAY- Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengajak para konglomerat ikut andil memberikan dana bantuan untuk mahasiswa Indonesia. “Para konglomerat Indonesia bisa membantu pendidikan Indonesia,” katanya di kantor kementerian, dalam acara penyerahan bantuan Lippo Group senilai Rp 1,5 miliar kepada 10 perguruan tinggi negeri, kemarin.

Nasir mengatakan hal ini dapat membantu pendidikan Indonesia secara global. “Konglomerat dan perusahaan swasta lain bisa membantu memperbaiki masalah dana pendidikan anak Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Lomba Pramuka Tingkat III Kwartir Cabang Kabupaten Bogor Digelar

Nasir mengatakan pendanaan masih menjadi masalah bagi pelajar Indonesia melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Padahal anak-anak Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk mengembangkan diri melalui pendidikan. Sayangnya, pemerintah belum mampu menggratiskan seluruh biaya kuliah mahasiswa.

Baca Juga :  Jalan Tanah Menuju Sekolah, Siswa Harus Melepas Sepatu Saat Turun Hujan

Menurut dia, terdapat sekitar 1,5 juta mahasiswa di perguruan tinggi negeri dan sekitar tujuh juta mahasiswa perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia. Fakta lain, anggaran beasiswa Bidikmisi dari pemerintah setiap tahun kira-kira hanya cukup untuk 260 mahasiswa.