Konglomerat Wajib Bantu Pendidikan Indonesia

hl-menristekasfaJAKARTA TODAY- Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengajak para konglomerat ikut andil memberikan dana bantuan untuk mahasiswa Indonesia. “Para konglomerat Indonesia bisa membantu pendidikan Indonesia,” katanya di kantor kementerian, dalam acara penyerahan bantuan Lippo Group senilai Rp 1,5 miliar kepada 10 perguruan tinggi negeri, kemarin.

Nasir mengatakan hal ini dapat membantu pendidikan Indonesia secara global. “Konglomerat dan perusahaan swasta lain bisa membantu memperbaiki masalah dana pendidikan anak Indonesia,” katanya.

BACA JUGA :  SPMB Depok 2026 Rampung, Simak Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi dan Daftar Ulang Terbaru

Nasir mengatakan pendanaan masih menjadi masalah bagi pelajar Indonesia melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Padahal anak-anak Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk mengembangkan diri melalui pendidikan. Sayangnya, pemerintah belum mampu menggratiskan seluruh biaya kuliah mahasiswa.

BACA JUGA :  Kesempatan Emas untuk Guru Indonesia, Program Pertukaran Pendidikan ke Jepang Dibuka Tahun 2026

Menurut dia, terdapat sekitar 1,5 juta mahasiswa di perguruan tinggi negeri dan sekitar tujuh juta mahasiswa perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia. Fakta lain, anggaran beasiswa Bidikmisi dari pemerintah setiap tahun kira-kira hanya cukup untuk 260 mahasiswa.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================