Burnley fans celebrate in the stands after the final whistle

Alfian Mujani

[email protected]

POSISI di puncak klasemen, bukan berarti Chelsea akan membiarkan lawannya menang. Justru kemenangan atas Bournemouth wajib diraih Chelsea. The Blues bisa menorehkan sejarah di Boxing Day.

Chelsea sementara unggul 1-0 atas Bournemouth di Stamford Bridge, Senin (26/12/2016) malam WIB. The Blues memimpin lewat gol cantik Pedro Rodriguez.

Chelsea membangun serangan berbahaya saat laga memasuki menit keenam. Umpan terobosan Cesc Fabregas menyasar Pedro Rodriguez yang mencoba menaklukkan jebakan offside.

Namun pergerakannya diantisipasi oleh Simon Francis, yang kemudian membuang bola ke luar lapangan.

Chelsea melakukan ancaman lain di menit ke-15, kala Eden Hazard melepaskan tembakan dari depan kotak penalti. Tapi bola masih mudah diantisipasi Artur Boruc di sudut kanan bawah gawang.

Di menit ke-21, giliran Pedro yang menebar ancaman. Menusuk di sisi kiri, Pedro bergerak ke tengah dan melepaskan sepakan dengan kaki kanannya namun melebar.

Tiga menit kemudian, Chelsea memetik keunggulan. Menyerang lewat tengah, Chelsea membangun serangan apik dengan umpan-umpan pendek.

Hazard mengoper ke Fabregas, lalu bola diteruskan ke Pedro di depan kotak penalti. Pedro kemudian bergerak membuka ruang tembak dan melepaskan sepakan terukur ke pojok kiri atas gawang, tanpa mampu terjangkau Boruc.

Bournemouth melancarkan aksi balasan di menit ke-27. Jack Wilshere merangsek di sisi kanan dan melepaskan tendangan dari sudut sempit. Bola berhasil ditepis Thibaut Courtois.

Peluang lain untuk Bournemouth di menit ke-31. Bola sapuan Nemanja Matic mengarah ke Wilshere dan disambar dengan tendangan voli. Bola meluncur ke arah gawang tapi kemudian berhasil diblok Cesar Azpilicueta.

Baca Juga :  Persib Digeser Persija di Puncak Klasemen 3 Point Atas RANS Nusantara FC

Chelsea punya kesempatan bagus menambah gol dari bola mati tak jauh dari kotak penalti pada menit ke-36. Namun eksekusi Fabregas masih melambung tipis di atas mistar gawang.

Tak ada gol lagi di sisa waktu babak pertama.

Di atas kertas, Bournemouth bukan tandingan bagi pasukan Antonio Conte itu. The Cherries hanya menduduki posisi 10 klasemen dengan selisih 22 poin dari Chelsea, alias dua kali lebih banyak daripada koleksi angkanya (21).

Kendati begitu, Bournemouth tetap layak diwaspadai. Meski di pertemuan terakhirnya dengan Chelsea kalah 1-4, April lalu namun Bournemouth mampu membungkam London Barat 0-1 berkat gol tunggal Glenn Murray pada Desember 2015.

Absennya Diego Costa menjadi kerugian terbesar The Blues. Striker kelahiran Brasil ini terlibat dalam 51 persen gol timnya (35) dengan mencetak 13 gol dan 5 assist.

Andai Chelsea memenangi pertandingan ini, mereka turut akan mendekati rekor 14 kemenangan beruntun terpanjang dalam sejarah Premier League yang diciptakan Arsenal pada 2002. Demikian data-data yang dilansir dari Opta.

Tak ada Diego Costa saat Chelsea menghadapi Bournemouth di Boxing Day ini. Itu jadi momen Michy Batshuayi untuk bisa unjuk gigi di hadapan Antonio Conte.

Costa akan absen saat Chelsea menghadapi Bournemouth karena akumulasi kartu kuning. Tak bisa dipungkiri bahwa tidak adanya Costa merupakan kerugian besar bagi The Blues karena dia adalah topskorer tim ini dengan 13 gol.

Baca Juga :  Ukraina Ancam Boikot Olimpiade 2024

Dalam laju 11 kemenangan beruntun Chelsea, Costa punya andil dalam hadirnya 12 gol dengan torehan 8 gol dan 4 assist. Statistik itu tentu menunjukkan betapa pentingnya Chelsea.

Meski demikian, Conte sendiri tak begitu khawatir karena dia masih punya Basthuayi di bangku cadangan. Absennya Costa juga akan jadi momentum untuk Basthuayi unjuk kemampuan setelah sedari awal musim selalu jadi pelapis untuk Costa.

Conte yakin kalau Batshuayi bisa unjuk gigi meski jarang mendapat kesempatan main. Musim ini Batshuayi baru main 14 kali dengan torehan lima gol dan satu assist.

“Sikap Michy, tingkah lakunya, benar-benar fantastis. Dia ingin meningkatkan kualitasnya. Kualitas teknik dan fisik,” ujar Conte di Mirror. “Kami banyak melatih dia dalam hal taktik,” sambungnya.

“Tapi dia menunjukkan komitmen yang hebat, etos kerja selama sesi latihan, gairah tinggi. Tentu saja dia ingin bermain dan tidak mudah tentunya jika ada Costa.”

“Di atas itu semua, Diego sedang bermain fantastis dan mencetak banyak gol. Tapi saya tekankan sekali lagi bahwa penting untuk Michy terus berlatih, memperbaiki diri. Saya yakin waktunya akan tiba,” tutup Conte.

Frank Lampard mengaku akan kembali ke Chelsea. Apakah itu sebagai pemain atau staf pelatih, Lampard belum memutuskannya.