Menurut Airlangga, IKM alas kaki mampu menyerap cukup banyak tenaga kerja, dengan karakteristik jumlah pekerja di setiap satu unit usaha sekitar 1-19 orang. Berdasarkan data BPS pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 15, IKM alas kaki tergabung dalam kelompok IKM penyamakan kulit dan produk kulit.

Baca Juga :  Buka Puasa di Dapur Ramadan Lorin Sentul Hotel, 70 Lebih Varian Menu Bisa All You Can Eat

Airlangga meminta agar IKM alas kaki di Ciomas, Bogor, dapat terus meningkatkan kualitas produksinya, baik dari segi bahan baku, hingga desain yang mengikuti tren terbaru.

“Desain itu penting. Jadi, sepatu yang diproduksi bisa mengikuti tren masa kini, sehingga semakin diminati konsumen,” pungkasnya.(Yuska Apitya)

Halaman:
« 1 2 » Semua