Tak Ingin Karir Berakhir, Robben Hindari Klub Cina

MUNICH, GERMANY - MARCH 13: Arjen Robben of Muenchen celebrates after scoring his teams first goal during the UEFA Champions League Round of 16 second leg match between FC Bayern Muenchen and FC Basel 1893 at Allianz Arena on March 13, 2012 in Munich, Germany. (Photo by Lars Baron/Bongarts/Getty Images)

Arjen Robben tidak ingin mengikuti tren para pemain bintang memilih pindah ke Tiongkok. Menurut pemain Bayern Munchen ini, pindah ke Tiongkok berarti mengakui karir sang pemain sudah habis.

Tri Sumantri Maha Putra

[email protected]

Pindah ke Tiongkok saat ini seolah sedang menjadi tren baru bagi pesepakbola top dunia. Tawaran gaji dalam jumlah yang fantastis mampu menggoda Carlos Tevez, Graziano Pelle hingga Oscar hijrah.

BACA JUGA :  Pancasila di Tengah Disrupsi Digital

“Transfer ke Tiongkok akan menjadi sesuatu yang sangat berbeda. Itu, pada dasarnya sama dengan mengakui karir Anda sudah tamat. Saya ingin terus bermain di level tertinggi, selama mungkin,” kata Robben.

Robben mengaku tak tertarik pindah ke Tiongkok meski mendapatkan uang yang lebih banyak dan kini ia sudah berusia 32 tahun. Uang bagi Robben tak lebih penting dibandingkan dengan esensi sepakbola itu sendiri.

BACA JUGA :  Kamar Mandi Sudah Dibersihkan Tapi Masih Bau? Ini 5 Penyebab yang Sering Tidak Disadari

Eks pemain Real Madrid ini justru merasa heran mengapa banyak pemain bintang dalam usia emas rela pindah ke Tiongkok.

“Saya mendapatkan beberapa tawaran. Uang yang ada sangat gila dan seharusnya Anda tidak harus mempertimbangkan hal ini. Ini adalah lebih tentang nilai sepakbola bagi saya.”

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================