
Hal ini berbanding terbalik dengan Nilai Tukar Nelayan (NTN) yang malah naik 0,3%. Dimana nelayan tangkap naik 0,48%, dan nelayan budidaya nilai tukarnya naik 0,16%.
“NTP tanaman pangan turun 1,61% didominasi pengaruh harga di petani, harga gabah turun karena musim panen raya plus cuaca tidak bagus, jadi kualitas gabah turun karena kadar air tinggi,” terang Kecuk.
Dari catatan BPS, harga gabah kering panen (GKP) per Februari di tingkat petani saat ini Rp 4.639/kg atau turun 2,41% dibandingkan harga Januari. Sementara harga gabah kering giling (GKG) saat ini Rp 5,525/kg atau turun 0,31%.
Sementara harga di tingkat penggilingan pada Februari 2017 juga sama. Harga GKP dipatok Rp 4.731/kg atau turun 2,34%, dan harga GKG Rp 5.621/kg atau turun 0,27%. (Yuska Apitya/dtk)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















