Kisah Pilu Vika, Penderita Marasmus Dari Leuwisadeng

LEUWISADENG TODAY – Kemiskinan memaksa Alvika (4) seorang yatim piatu menderita gizi buruk. Penderitaan Vika kian lengkap saat kedua orang tuanya meninggal dan hidup bersama nenek dan kakeknya di Kampung Sadeng, RT 01/ 04, Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

Hidup miskin memang sudah menjadi garis takdir mereka. Sebagai pekerja serabutan, kake nenek tidak bisa memberikan Vika – sapaan akrabnya – asupan gizi yang cukup. Jangankan vitamin, makan enak pun nyaris tak pernah mereka temui.

BACA JUGA :  Kesempatan Emas untuk Guru Indonesia, Program Pertukaran Pendidikan ke Jepang Dibuka Tahun 2026

Dermawan dari Yayasan Nurul Khoer, Fahrul saat itu membawa Vika ke RSUD Leuwiliang untuk memberikan bantuan kesehatan kepada yatim piatu itu. Segala biaya pun ditanggung yayasan, mengingat keluarga miskin itu tidak memiliki penghasilan.

BACA JUGA :  5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Memicu Asam Lambung Naik

“Saat ini, Vika membutuhkan uluran tangan kita, berapapun donasi sangat berarti buat Alvika, bocah yatim piatu ini membutuhkan dana yang tidak sedikit. Saya berharap ada dermawan yang ingin memberikan bantuan untuk adik kecil ini, agar kembali sehat dan menikmati masa kecil dengan selayaknya,” tutur Fahrul.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================