JAKARTA TODAY – Koordinator Wilayah BEM SI untuk Jabodetabek, Abdul Basit, mengatakan banyak perwakilan mahasiswa yang didatangi oleh pihak tertentu. Kedatangan orang-orang itu meminta agar mahasiswa tidak melakukan aksi demonstrasi jelang dan saat pelantikan presiden dan wakil presiden 20 Oktober 2019.

“Kalau untuk itu banyak banget, terkait dengan menjanjikan sesuatulah untuk kita tidak aksi. Banyak banget,” kata Abdul, Kamis (16/10/2019).

Baca Juga :  Minuman yang Bisa Bantu Redakan Kram Perut saat Menstruasi, Simak Ini!

Abdul tidak menjelaskan lebih lanjut siapa pihak yang dia sebut telah menawari sesuatu tersebut. Namun ia mengatakan bahwa tawaran-tawaran tersebut datang pada dua minggu belakangan, beriringan dengan menguatnya isu demonstrasi mahasiswa.

“Minggu-minggu ini. Ketika ada isu mulai ada aksi di tanggal 20 Oktober 2019,” kata Abdul.

Baca Juga :  5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Kulit Wajah

“Apalagi pihak kampus, menawarkan kegiatan-kegiatan seminar, yang lumayan besar juga bujetnya,” imbuhnya.

Menurut Abdul, dia dan kawan-kawannya tidak terpengaruh dengan berbagai tawaran yang tiba itu. Abdul menyebut mahasiswa akan konsisten dalam memperjuangkan tuntutan-tuntutan mahasiswa.