
Sementaraitu, Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Fadli Amri mengatakan, penerapan sistem ganjil-genap di Puncak untuk mengurai kemacetan belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Dia mengatakan saat ini harus ada upaya untuk membuat masyarakat berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
“Terkait ganjil genap, kita tidak bisa membatasi orang yang mau ke Puncak. Saya mau liburan, ternyata hari H, ganjil dan sedangkan Kendaraan saya genap. Nah, ketika itu dibatasi, kita harus memberikan jalan keluar atau solusi. Jadi mungkin diberi perpindahan ke angkutan umum,” ucap Fadli.
Dia menjelaskan, agar bisa mengoptimalkan laju kendaraan, perlu rekayasa lain. Namun disamping itu, perlu juga dorongan dari instansi terkait, agar bisa mengoptimalkan jalur alternatif.
“Jalur alternatif ini ada banyak, ada seperti exit tol cibubur ke arah jonggol, jalur alternatif melalui sentul, kemudian juga ada jalur yang memang bisa di berdayakan yaitu poros tengah timur atau jalur puncak dua. Semua itu perlu di dorong dengan infrastruktur yang memadai untuk kenyamanan pengguna jalan dalam pelaksanaannya,†imbuh Fadli.
Dia menambahkan, selama penundaan sistem 2-1, sistem one way tetap dilakukan pada akhir pekan.(Carfine/PKL)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















