
“Jasadnya sudah dipindahkan ke kuburan baru oleh pihak keluarga. Sekarang tinggal batu nisannya saja,” ungkap Miska.
Selain komplek pemakaman, puing-puing bangunan bekas rumah penduduk juga masih terlihat ke permukaan. Meski hampir selama tiga tahun tergenang oleh air, rangka bangunan rumah penduduk tetap utuh.
Bangunan desa, sekolah, benteng rumah warga, dapur, sumur, kamar mandi yang terbuat dari material tembok pun masih berdiri tegak walaupun sudah lama ditenggelamkan.
Seperti diketahui, Waduk Jatigede menggenangi 23 desa dari di lima kecamatan di wilayah Kabupaten Sumedang, di antaranya Kecamatan Jatigede, Darmaraja, Situraja, Cisitu dan Wado.
“Kalau air sedang surut, selain kuburan, bangunan rumah warga pun terlihat,” ujar Miska. (Viana/Pkl/Net)
Â
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















