Berapa Gajinya?, Polri Dilarang Pamer Hidup Mewah

Selain itu, kenaikan anggaran juga menyesuaikan kebutuhan belanja pegawai di TNI serta untuk kebutuhan alutsista di tahun depan.

“Kenaikan anggaran polri untuk Pilkada serentak yang ada di 2020. Kemudian memang untuk penyesuaian kebutuhan belanja pegawai yang tahun ini ada penyesuaian di belanja untuk reformasi birokrasi di TNI, sehingga berdampak ke belanjanya yang naik,” paparnya.

Polisi Dilarang Pamer, Polri: Harus Empati ke Tiap Lapisan Masyarakat

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis melarang polisi pamer kemewahan, meski hanya di media sosial. Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal menjelaskan, instruksi ini merupakan salah satu bentuk cerminan polisi sebagai pelindung masyarakat.

BACA JUGA :  Setelah Dicopot dari Kepala BGN, Ini Rincian Harta Kekayaan Dadan Hindayana

“Ini dimaksudkan karena anggota Polri itu pelindung dan pengayom masyarakat. Semua lapisan masyarakat, mereka harus berempati ke situ,” tutur Iqbal menjelaskan instruksi Kapolri di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).

Menurut dia, anggota Polri harus menjauhi gaya hidup hedonis. Juga jangan sampai buta dengan tingginya jabatan.

BACA JUGA :  Kenapa Banyak Orang Tidak Merasa Lapar di Pagi Hari? Ini Penjelasan Ahli Gizi

“Sesuai dengan moto kami, kami melayani dan melindungi semua masyarakat. Kami juga harus tampil sederhana, bersahaja, tidak memandang pangkat,” jelas Iqbal.

Instruksi Kapolri tersebut teruang dalam Surat Telegram Nomor: ST/30/XI/HUM.3.4/2019/DIVPROPAM tanggal 15 November 2019. (Amanda/PKL/net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================