
Menurut Yan, fenomena angin kencang juga bisa menerjang area permukiman. Bangunan, kata dia, tidak bisa menahan laju angin kencang tersebut.
“Blocking alamiah itu bisa saja seperti ada banyak pohon. Sekarang kan banyak yang sudah tumbang, banyak berubah jadi bangunan. Bangunan itu tidak menyebabkan blocking malah mempercepat tekanan angin,” ujarnya.
Yan mengatakan, tanda-tanda angin puting beliung dapat diwaspadai sehari sebelumnya. Namun, tidak ada prediksi yang secara spesifik bakal terjadi puting beliung.
Secara umum, kata dia, tanda-tanda akan terjadinya puting beliung ini bisa dilihat dari turunnya hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat. Satu hari sebelumnya, udara pada malam hingga pagi hari bakal terasa panas dan gerah.
“Hal paling gampang adalah melihat ada awan cumulonimbus atau tidak. Kalau ada awan cumulonimbus itu cirinya gelap, kelihatan vertikal dari jauh,” ujarnya.
Jika sudah ada tanda akan terjadinya puting beliung, cara menghadapi yang benar adalah menepi dan mencari perlindungan ke tempat yang aman. (Amanda/PKL/net)















