Bappeda Bawa Isu Poros Timur Tengah dan Jalur Tambang di Acara BES

Ia memastikan jika materi yang akan disampaikan nanti berada dalam genggaman masing-masing peserta. Hal itu bertujuan agar apa yang dijelaskan bisa lebih dipahami.

“Intinya pertemuan besok itu adalah membulatkan tekad. Kita jelaskan, lalu didengar dan dicatat untuk kemudian direalisasikan, harapannya seperti itu. Termasuk harapan besar untuk pembangunan Jalur Poros Tengah Timur dan Jalur Tambang yang kini sudah mulai efektif dibahas Pemprov Jawa Barat,” tegasnya.

Sekedar informadi, BES diinisiasi oleh Pemkab Bogor untuk memecahkan permasalahan di wilayah perbatasan Kabupaten Bogor dengan 10 daerah lain di tiga provinsi.

BACA JUGA :  Resep Bolu Tape Lembut dan Harum, Cocok untuk Teman Minum Teh

Dalam pertemuan tersebut akan dihadiri 13 kepala daerah. Terdiri dari tiga gubernur dan 10 wali kota dan bupati. Mereka adalah Gubernur Jawa Barat, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Banten, kemudian Wali Kota Bogor, Wali Kota Depok, Wali Kota Tangerang Selatan, Wali Kota Bekasi, Bupati Tangerang, Bupati Cianjur, Bupati Sukabumi, Bupati Purwakarta, Bupati Karawang dan Bupati Lebak.

Lalu akan hadir pula dari jajaran Kabinet Indonesia Maju. Seperti Kepala BAPPENAS, Kepala BKPM, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Perhubungan, dan Menteri PUPR.

BACA JUGA :  HARUSNYA ORANG INDONESIA PERILAKUNYA SESUAI DENGAN SILA-SILA YANG ADA DI PANCASILA

Dalam pertemuan tersebut, selain dua isu Poros Tengah Timur dan Jalur Tambang, ada enam isu lainnya yang juga strategis. Yakni pengembangan Kawasan Berorientasi Transit (TOD) pada impul LRT, pengembangan Kawasan Berorientasi Transit (TOD) pada simpul Kereta Api, pengembangan Twin Geopark Pongkor-Ciletuh, penanganan Das Kali Bekasi, penghubung Tol Cimanggis-Cibitung, serta pengendalian banjir di Kawasan Hulu. (Firdaus)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================