
Sementara itu, sebagaimana album Machine Messiah, Sepultura menggarap album Quadra di Fascination Street Studios Swedia dengan diproduseri Jens Bogren. Album Quadra ini disebut-sebut menekan batasan mental dan fisik para personelnya, sehingga album ini pun dipandang sebagai salah satu album tersulit untuk dituntaskan.
“Pengalaman itu seperti tidak ada waktu di studio. Saya merasa persiapan adalah kunci dalam membuat proses rekaman berjalan semulus mungkin. Kami tanpa henti setiap hari memberikan semua yang kami miliki sampai kelelahan pikiran, tubuh, dan jiwa. Album ini adalah hasil langsung dari tanda zaman. Musik adalah evolusi yang diperlukan untuk mendorong diri kita untuk melangkah lebih jauh daripada yang pernah kita miliki,” terang Green.
Seiring bakal dirilisnya Quadra, maka Sepultura total membukukan 15 full album sejak diluncurkannya album perdana Morbid Vision pada 1986. Sebagaimana diketahui, Sepultura merupakan band yang lahir dengan dibidani Cavalera bersaudara, Max Cavalera dan Igor Cavalera. Sudah tidak bersama Sepultura lagi, kedua bersaudara itu sudah memiliki band sendiri, yakni Cavalera Conspiracy. Seperti yang dikutip oleh SINDO NEWS. (Mutiara/pkl/net).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















