
Lima hari usai kecelakaan tersebut, Lee yang setuju dengan prosedur itu akhirnya mendapatkan operasi selama 10 jam.
“Prosedur ini hanya ditawarkan kepada pasien yang kehilangan sebagian besar ibu jari mereka, biasanya dekat dengan buku jari,” kata konsultan bedah tangan yang menangani Lee, Jill Arrowsmith seperti dikutip dari Metro.
Arrowsmith mengatakan, tidak memiliki ibu jari bisa membuat seseorang tidak produktif. Khususnya mereka yang melakukan pekerjaan secara manual.
Saat ditanya soal “jempol barunya” Lee mengatakan bahwa tangannya menjadi sedikit lebih berat dengan ibu jari kaki tersebut. Namun, dia berterima kasih karena bisa melakukan pekerjaan favoritnya lagi.
“Terima kasih terlalu kecil untuk mengungkapkannya karena apa yang telah dilakukan rumah sakit benar-benar berarti bagi dunia saya. Seperti yang dikutip dari liputan6.com (Amanda/PKL/net)














