Anggota Dewan Sebut Dinkes Belum Siap Tanggulangi Peralatan Kasus Corona

“Dinkes seharusnya sudah action di lapangan, apalagi ketika surat edaran walikota berjalan, maka langkah antisipasi dan kesiapsiagaan harus dilakukan. Jadi bukan sekedar menyiapkan pengumuman ataupun melakukan imbauan, tapi terjun langsung kelapangan,” terangnya.

Sementara pihak Dinas Kesehatan yang diwakili Kasi Pencegahan Pengendalian Penyakit dr. Djohan Musali menuturkan, kesiapan Dinkes sudah siap dengan infrastruktur yang ada.

Bahkan, lanjut dia, koordinasi sudah dilakukan dengan seluruh rumah sakit di Kota Bogor. Alat Pelindung Diri (APD) masih banyak dibutuhkan, tapi saat ini APD bukan penganggaran Dinkes, sudah mengontek supliyer-supliyernya supaya cepat dikirim mendatangkan kesini.

BACA JUGA :  Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Indocement Tanam Pohon Endemi Lokal di Citeureup

“Untuk pembersihan ruang publik, Dinkes memberi obatnya, nanti mereka sendiri yang membersihkan, bagusnya di lap supaya kumannya mati. Terkait diliburkannya sekolah, memang sekolah belum menerima obat desisfektan, rencana dalam minggu ini akan di kirim,” jelasnya.

BACA JUGA :  Salat Qobliyah Subuh: Niat, Waktu Pelaksanaan, dan Keutamaannya yang Lebih Baik dari Dunia Seisinya

Dia juga membeberkan, anggaran untuk peralatan dan pelengkapan dalam menanggulangi virus corona itu sebesar Rp 2 miliar, dimana anggaran tersebut luntuk scaner, masker, APD, dan Desisfektan. “Kami juga mengimbau untuk melakukan pembersihan sendiri dulu sambil menunggu kiriman dari kami,” pungkasnya. (Heri)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================