Dampak Covid-19, Pemkot Bogor Prediksi Kategori Miskin Baru Bertambah 50 Ribu KK

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

BOGOR TODAY – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui kecamatan dan kelurahan terus melakukan pendataan bagi warga di masing-masing wilayah terkait penanggulangan sosial dan ekonomi dampak Covid-19.

Berdasarkan informasi, bahwa pendataan warga di setiap kelurahan dan kecamatan itu berakhir hari ini, Jumat (3/4). Namun sepertinya waktu yang diberikan tidak cukup, sehingga Pemkot mempertimbangkan untuk ditambah waktunya setelah verifikasi selesai.

BACA JUGA :  Kenapa Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Sebenarnya? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

“Tadi pagi kami melakukan rapat untuk membahas terkait ini, dan kita masih bisa pertimbangkan untuk ditambah waktunya setelah verifikasi selesai. Data ini kita bereskan dulu. Setelah itu akan kita konfirmasi ulang,” kata Dedie saat di konfirmasi Bogor Today melalui saluran telepon, Jumat (3/4/2020).

Setelah pendataan selesai dan dikonfirmasi ulang, lanjut Dedie, data tersebut akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

BACA JUGA :  Resep Capcay Goreng Udang ala Restoran, Lezat dan Bergizi

Dia menjelaskan, data yang saat ini tengah di data itu merupakan warga non PKH atau warga yang sebelumnya tidak mendapat bantuan dari program PKH. Artinya, warga-warga yang di data ini merupakan warga yang masuk kategori miskin baru akibat dampak Covid-19.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================