Rombongan Tukang Cukur Yang Mudik, Dipaksa Polisi Putar Balik

Kapolsek Jonggol AKP Agus Hidayat mengatakan, ada sekitar 20 kendaraan roda dua maupun empat yang berniat mudik diminta untuk putar balik kembali ke tempat asalnya. Salah satunya rombongan tukang cukur rambut. Kecurigaan petugas jaga terhadap kendaraan tersebut sangat beralasan. Sebab, mobil itu mengangkut banyak penumpang dan membawa beraneka barang dalam tas besar. “Mereka juga melakukan pelanggaran kapasitas roda empat. Harusnya kapasitas penumpang tidak melebihi 50 persen,” kata dia. Saat diinterogasi, mereka mengaku hendak ke Garut, ingin mudik dan bertemu sanak-saudara. Polisi akhirnya meminta mereka putar balik.
BACA JUGA :  Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Aktivitas Penerbangan Sempat Lumpuh

Penjagaan Berlapis

Kepolisian Resor Bogor telah menyiapkan pos pengecekan atau check point bagi pengguna jalan yang tidak menggunakan masker, pelanggaran kapasitas roda empat, termasuk melarang warga yang hendak mudik. “Di Jonggol sendiri ada dua titik pos, di ruas Jonggol-Cariu dan perbatasan Jonggol dengan Bekasi,” kata dia. Meskipun berhasil melewati check point keberangkatan, beberapa wilayah di jalur alternatif Jonggol ini terdapat sejumlah check point untuk mencegah masyarakat yang hendak mudik. “Di sini bisa jadi lolos, tapi di daerah lain belum tentu. Misalnya di Kecamatan Cariu itu ada dua titik pemeriksaan, yaitu di perbatasan Karawang dan Cianjur,” ujarnya. (net)
BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================