Mike menuturkan, petugas gabungan sudah berusaha memberi pengertian kepada massa agar mau diperiksa. Sebab, sejak PSBB proposional parsial diterapkan menuju new normal, semakin banyak masyarakat yang tidak mengindahkan protokol kesehatan untuk pencegahan virus.
“Ini kan untuk deteksi dini,” ucap Mike.
Lebih lanjut, setelah pengusiran itu Mike belum bisa berkomentar soal rencana pemeriksaan kembali di Pasar Cileungsi. Mereka masih berkoordinasi dengan pihak kecamatan setempat.
Pasar Cileungsi sebelumnya merupakan klaster baru penularan virus corona dan masuk dalam zona merah di Kabupaten Bogor. Hingga Selasa (2/6/2020), tercatat 16 orang dari klaster Pasar Cileungsi terkonfirmasi positif COVID-19 usai menjalani tes swab.
(Bambang Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================