Tak Seirama, Kades dan BPD Desa Parakan Beda Data Soal Pengalihan BLT

Sedangkan, Pjs Kades Parakan Wahyudi Hidayat menuturkan, digelarnya Musdesus itu membahas BLT dana desa untuk tahap kedua dan isi dari Musdesus tersebut ada yang double bantuan dan jumlahnya ada 3 orang, sehingga diputuskanlah secara bersama-sama untuk mengalihkan kepada warga yang belum mendapat bantuan. “Berdasarkan intruksi dari Pemerintah Kabupaten Bogor, apabila ada yang double itu harus pilih salah satu dan mengcover sebagai pengganti. Nah, kita tetapkanlah melalui musdesus. Jadi yang kemarin double, di tahap pertamanya masih dapat tapi ditahap kedua nanti sudah diganti dengan yang lain. Yang double bantuan itu kemaren cuma 3 orang,” kata Wahyudi yang mengaku baru menjabat sejak 1 Mei 2020 kemarin. Meski berbeda data pengalihan bantuan BLT, namun untuk jumlah keseluruhan penerima BLT di Desa Parakan keduanya (BPD dan Pjs Kades, red) menyampaikan hal yang sama yakni sebanyak 161 Kepala Keluarga (KK). Selain itu, anggaran untuk BLT pemerintah mengintruksikan sebesar 30 persen dari dana desa. Namun sayang, Pjs Kades Parakan tidak membeberkan berapa anggaran 30 persen dari dana desa tersebut, dengan alasan karena dia baru menjabat dan belum memiliki data dana desa di Desa Parakan. “Kalo ditanya itu saya belum dapat datanya berapa Dana Desa di sini, soalnya saya masih baru ngejabat di sini per 1 Mei kemarin, yang pasti 30 persen dari Dana Desa tersebut kita salurkan untuk BLT dan per KK Rp 600 ribu. Dana Desa di kita baru mampu menanggulangi 161 KK,” ujar Wahyudi yang juga menjabat Kasi PKM di Kecamatan Ciomas. (Heri).
Halaman:
« 1 2 » Semua
BACA JUGA :  Daftar 10 Negara Paling Damai di Dunia Tahun 2026

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================