Nah sekarang kita buat forum silaturahmi dan musyawarah sambil minum secangkir kopi masing-masing, karena acaranya secara virtual. Ada hikmahnya dengan adanya pandemi covid 19 ini. Mungkin kalau acara ini secara langsung sulit terjadi, maklum sifat ego masing-masing tokoh nasional, anggota DPR dan pemerintah (baca Presiden). Kan asyik itu secara virtual, kita milihat musyawarah antara Habib Rizieq Shihab (HRS), Rocky Gerung, Babe Haikal, Ustadz Tengku Zulkarnain, Ustadz Felix Siauw, Mardani Ali Sera, Slamet Ma’arif, Prof. Dr. K.H. Din Syamsuddin perwakilan anggota DPR, Jokowi, Habib Luthfi bin Yahya, K.H. Agil Siraj, Denny Siregar, Ali Muchtar Ngabalin, Luhut Binsar Pandjaitan, Maruarar Sirait dan Mahfud MD. Rasanya hal ini bisa terjadi, kenapa tidak? InsyaAllah bisa, Jokowi dan Prabowo Subianto yang dulu pernah bersaing dalam Pilpres 2 kali, sekarang bisa bekerjasama (politik merangkul). Apalagi ini juga menyangkut kepentingan bangsa dan negara. Dan ini sesuai dengan sila ke 2 (Kemanusiaan yang adil dan beradab) dan ke 4 (Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan) dari Pancasila, yang sudah jarang dipakai oleh bangsa Indonesia. Kita sekarang kalau ada masalah, langsung dibawa ke ranah hukum, bukan diselesaikan dulu dengan cara-cara kekeluargaan, cek and ricek, saling memaafkan, musyawarah serta silaturahmi. Bukankah silaturahmi itu adalah sikap kita punya rasa kasih sayang, jauh dari sifat sombong yang merasa diri paling benar dan menilai orang lain salah. Jayalah Indonesiaku. (*)
Halaman:
« 1 2 » Semua
Baca Juga :  Dewan Kritisi DPD KNPI Kabupaten Bogor Agar Merealisasikan Program Yang Luar Biasa